Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Nikita Mirzani Akan Tulis Cerpen Pengalaman Hidup di Penjara

Written By Kompdub on Senin, 17 Desember 2012 | 19.38


Nikita Mirzani saat dijenguk kuasa hukum dan teman-temannya di tahanan Polda Metro Jaya. (Foto: Chairul Fikrie/Beritasatu.com)

Nikita Mirzani saat dijenguk kuasa hukum dan teman-temannya di tahanan Polda Metro Jaya. (Foto: Chairul Fikrie/Beritasatu.com) (sumber: Chairul FIkrie/Beritasatu.com)




Juga akan merilis album.
 

Artis cantik Nikita Mirzani kini dapat bernafas lega. Pasalnya Nikita kini sudah dapat menghirup udara bebas pasca ditahan di tahanan Polda Metro Jaya selama 50 hari.

Namun kendati demikian, ia tetap harus menjalani wajib lapor ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Nikita pun mengaku kini bahagia dapat menjalankan kembali aktivitasnya dan merawat buah hatinya.

“Aku enggak merasa beban, dijalani saja. Intinya aku bahagia sekali bertemu dengan anak dan sekarang tidurnya selalu bareng. Banyak yang percaya sama Niki, dan banyak pekerjaan Niki sampai Januari,” ujar Nikita Mirzani saat ditemui sejumlah wartawan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, hari ini.

Niki mengakui bahwa selama dipenjara banyak pekerjaannya yang terbengkalai dan ditunda. Namun pasca bebas kini Niki akan kembali berkonsentrasi terhadap pekerjaan dan rencana bisnisnya.

“Selama dipenjara banyak pekerjaan aku yang terbengkalai, banyak aktivitasku yang tertunda. Jadi sekarang aku akan berusaha menyelesaikan pekerjaan itu. Selain itu aku akan kembali merencanakan bisnis aku,” ungkap perempuan satu anak itu.

Nikita sendiri optimis ditahun depan dirinya akan merubah sikapnya dan akan menjadi sosok yang lebih baik lagi.

“Yang kemarin jadi pelajaran, aku sekrang akan berusaha memperbaiki diri menjadi sosok yang lebih baik lagi. Ya semua orang kan maunya jadi lebih baik, maunya pekerjaan lancar dan enggak terjadi apapun,” ungkap Nikita sambil tersenyum.

Mengenai kariernya Nikita Mirzani akan kembali fokus untuk merilis album dan mengeluarkan cerpen berisikan kehidupannya selama dibalik jeruji penjara.

“Tahun depan aku mau merilis album aku, dan mengeluarkan cerpen tentang kehidupan di dalam penjara,” ungkap Nikita Mirzani.

19.38 | 0 komentar | Read More

Wapres: Sipadan Menjadi Peringatan Bagi Kita




Puncak Hari Nusantara


Wapres: Sipadan Menjadi Peringatan bagi Kita





Penulis : Riana Afifah | Senin, 17 Desember 2012 | 16:18 WIB













LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com — Meski berhasil diakui secara hukum bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan melalui United Nation Convention on Law Of the Sea (UNCLOS) 1982, perjuangan masih belum berakhir. Tantangan yang kini dihadapi oleh Indonesia adalah pengembangan potensi kelautan dan menjaga agar kekayaan laut yang ada tidak dicaplok negara lain.

Wakil Presiden Boediono mengatakan bahwa pengakuan terhadap Indonesia sebagai negara kepulauan melalui perjalanan panjang. Setelah 18 tahun berlalu, perjuangan tersebut masih belum selesai karena pengakuan saja secara hukum belum cukup. Pemerintah dan masyarakat harus bahu-membahu untuk membangun perangkat negara kepulauan itu.

"Kalau secara de jure, sudah jelas landasannya. Tapi secara de facto, kita masih memerlukan perangkat untuk mengangkat kelautan kita," kata Boediono, saat Puncak Hari Nusantara di Labuhan Haji, Nusa Tenggara Barat, Senin (17/12/2012).

"Karena itu, kita tidak bisa santai-santai saja. Kita harus menyelesaikan PR kita dan mengamankan posisi kita," imbuh Boediono.

Orang nomor dua di Tanah Air ini juga berusaha menyegarkan pikiran masyarakat kembali akan kasus perbatasan dan perebutan wilayah dengan negara tetangga yang berakhir pahit bagi Indonesia. Hal serupa juga dapat terjadi pada potensi kelautan Tanah Air jika tak benar dijaga.

"Jangan sampai ada celah. Posisi diplomatis kita mesti kuat. Kasus Sipadan harus menjadi peringatan bagi kita," ungkap Boediono.

Indonesia perlu mengambil sikap antisipatif dan preventif untuk melindungi perairan Indonesia yang memiliki luas sekitar 3,2 juta kilometer. Jika tidak demikian, maka kekayaan laut yang tersebar di tiap perairan akan diakuisisi oleh negara tetangga karena bangsa Indonesia sebagai pemilik justru abai.

"Kita harus bersikap antisipatif, kalau perlu preventif. Yang penting dari sekarang mulai melakukan peningkatan peralatan dan SDM," tandasnya.






Editor :


Caroline Damanik















19.31 | 0 komentar | Read More

Hatta: Penerimaan PNS Akan Dibatasi


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah akan membatasi penerimaan pegawai negeri sipil (PNS) di masa mendatang. Hal itu dilakukan karena ada pemda yang menggunakan 70 persen dana APBD untuk gaji pegawai.

"Dana untuk APBD itu memang ada yang digunakan untuk belanja pegawai, sehingga kita akan batasi penerimaan PNS di tahun mendatang," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Hatta Rajasa di kantor Kementerian Perekonomian Jakarta, Senin (17/12/2012).

Menurut Hatta, pemerintah ke depan akan selektif dalam menerima PNS. Pemerintah juga tidak menginginkan bila ada pemerintah daerah yang harus menambah pegawai saat ada penggantian kepala daerah.

Kondisi ini hanya dianggap sebagai pemborosan belanja pemerintah daerah. Padahal, Hatta ingin pemerintah daerah menggunakan dana APBD-nya untuk infrastruktur.

"Dana APBD itu untuk infrastruktur, harus public service. Nantinya, jangan sampai ganti pejabat, terus nambah pegawai lagi," tuturnya.

Di tempat yang sama, Menteri Keuangan Agus Martowardojo menjelaskan akan membatasi besaran dana APBD untuk belanja pegawai. "Itu (70 persen) memang cukup besar. Agar kualitas APBD lebih baik, tentu kita harapkan biaya pegawai di APBD tidak lebih dari 50 persen," kata Agus.

Kendati demikian, pihaknya memang tidak bisa secara langsung membatasi APBD untuk belanja pegawai. Jika ingin dibatasi, maka pemerintah harus membuat kebijakan yang harus dikoordinasikan dengan badan legislatif dan eksekutif di daerah. Hal ini dilakukan agar belanja pegawai di APBD tidak lebih dari 50 persen bisa dicapai.

Sekadar catatan, dari 302 daerah, peningkatan APBD habis 50 persen untuk belanja pegawai, sehingga pembangunan infrastruktur terhambat. "Bahkan, di 11 daerah di antaranya, belanja pegawai mencapai 70 persen. Ini disebabkan tidak adanya pengaturan besaran tunjangan kesejahteraan daerah," ujar Koordinator Riset Seknas FITRA Maulana dalam catatan akhir tahun di Jakarta, Minggu (16/12/2012).

Menurut Maulana, anggaran yang begitu besar untuk belanja pegawai semakin memperkuat bahwa postur birokrasi semakin gemuk. Kendati begitu, fakta di lapangan, pelayanan birokrasi dan pembangunan infrastuktur, jauh dari capaian yang selama ini didambakan masyarakat.

Parahnya lagi, anggaran besar itu tak menyentuh masyarakat, lantaran birokrasi selalu menumpuk anggaran di akhir tahun. Tak pelak, untuk menghabiskan anggaran, pemerintah daerah dan pusat kerap menghamburkannya lewat iklan layanan masyarakat.

"Akibat anggaran yang menumpuk di akhir tahun, membuat kualitas belanja menjadi buruk. Kementerian atau lembaga pada akhirnya hanya berorientasi menghabiskan anggaran tanpa melihat capaian kinerjanya," papar Maulana.

Dari 11 kabupaten/kota yang menghabiskan 70 persen lebih APBD-nya untuk belanja pegawai, termasuk gaji dan pekerja honorer adalah Kota Langsa sebanyak 77 persen, Kabupaten Kuningan (74), Kota Ambon (73), Kabupaten Ngawi (73). Lalu, Kabupaten Bantul (72), Kabupaten Bireun (72), Kabupaten Klaten (72), Kabupaten Aceh Barat (71), Kota Gorontalo (70,3), Kabupaten Karanganyar (70,1), dan Kota Padangsidempuan (70).







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









19.29 | 0 komentar | Read More

Hamilton Bakal Kejutkan Rosberg di 2013


KOMPAS.com - Jenson Button yakin, kemampuan dan kecepatan Lewis Hamilton akan membuat Nico Rosberg terkejut, ketika kedua pebalap memulai musim 2013 sebagai pebalap Mercedes.

Button menjadi rekan pertama Hamilton yang bisa mengalahkannya pada musim 2011. Waktu itu, Button finis di posisi kedua sedangkan Hamilton harus puas menghuni peringkat kelima. Tahun ini, Hamilton kembali mengalahkan Button, dengan finis di posisi keempat meskipun hanya unggul dua poin atas kompatriotnya dari Inggris tersebut.

Sebenarnya, bukan sebuah momen yang baru bagi Rosberg dan Hamilton ketika berada di satu tim. Pasalnya, mereka pernah menjadi team-mates sebelum tahun 2000. Hanya saja, menurut Button, kali ini Hamilton akan membuat rekannya dari Jerman tersebut harus melakukan penyesuaian lagi.

"Saya pikir dia mungkin akan sedikit terkejut. Saya tahu, dia pernah menjadi rekan setimnya pada masa lalu, tetapi saya pikir dia akan terkejut dengan bagaimana Lewis bisa tampil dengan sebuah mobil jelek," ujar Button seperti dikutip dari Autosport, Minggu (16/12/2012).

"Saya tidak mengatakan itu (Mercedes akan buruk) - Dia (Hamilton) juga bisa sangat cepat dengan sebuah mobil bagus, dan saya pikir itu akan menjadi hal terbesar."

Button dan Hamilton sempat terlibat percekcokan lewat Twitter pada awal tahun ini, menyusul pernyataan Hamilton lewat jejaring sosial itu mengenai rahasia data McLaren setelah GP Belgia. Tetapi perselisihan itu tak berlangsung lama.

Kini, mereka dipastikan berpisah karena musim depan Hamilton bergabung dengan Mercedes dan Button menjadi tandem baru, Sergio Perez. Mengenai hal itu (Hamilton pindah), Button mengaku tak terkejut karena perubahan seperti itu pasti terjadi.

"Saya tidak kecewa karena selalu ada perubahan. Saya akan kecewa jika Paddy Lowe pindah dari tim karena dia adalah orang yang membantuku meraih prestasi di masa depan," ujar Button, juara dunia 2009.

"Sebaliknya dengan Lewis, para pebalap datang dan pergi serta orang-orang bergantian, dan itu hal normal di dalam olahraga. Kami sudah menjalin pertemanan yang baik selama tiga tahun."







Editor :


Aloysius Gonsaga Angi Ebo









19.11 | 0 komentar | Read More

Kuningan-Tendean akan Dibangun "Underpass"

Written By Kompdub on Minggu, 16 Desember 2012 | 19.58


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mencari formula terbaik untuk memecahkan masalah macet lalu lintas di Ibu Kota. Setelah mantap dengan siasat membangun persimpangan tak sebidang mulai tahun depan, kali ini ide untuk merekayasa lalu lintas juga mengemuka.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menyampaikan, ada puluhan titik rawan kemacetan yang harus dipecahkan. Umumnya titik rawan kemacetan itu terjadi di daerah yang jalannya menyempit (bottle neck), persimpangan, dan jalur putaran kendaraan.

"Solusi yang paling ringan seperti signal setting, perubahan arus lalu lintas dan membuat lintasan underpass atau flyover di persimpangan," kata Pristono di Jakarta, Senin (10/12/2012).

Saat ditanyai tentang peran Dinas PU dalam penanganan masalah macet, ia menjawab bahwa kemacetan tak bisa selesai hanya dengan manajemen kemacetan. Karena harus diimbangi dengan perbaikan infrastruktur, seperti penambahan jalan, penyediaan lahan parkir, serta petugas yang berjaga di lapangan.

"Juga harus ada rekayasa, misalnya melebarkan jalur (bottle neck)," ujarnya.

Untuk mempertajam rencananya, Pemprov DKI Jakarta juga menggandeng pakar dari kalangan akademisi Universitas Trisakti untuk memilah lokasi prioritas rekayasa lalu lintas.

Pristono sempat membeberkan, pihaknya akan membuat underpass yang menghubungkan simpang Kuningan dengan Tendean. Titik lain yang diusulkan menjadi prioritas adalah Cawang sampai Grogol, dua gerbang tol di Semanggi, bottle neck di dua sisi Pancoran, dan persimpangan Slipi sampai mal Taman Anggrek.

"Misalnya kalau mau memecahkan persimpangan Kuningan kita harus rekayasa lalu lintas. Rekayasanya seperti dilarang belok kanan, mereset ulang traffic light. Penegakan hukumnya juga kita tingkatkan supaya hasilnya lebih optimal," ujarnya.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









19.58 | 0 komentar | Read More

Kuningan-Tendean akan Dibangun "Underpass"


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mencari formula terbaik untuk memecahkan masalah macet lalu lintas di Ibu Kota. Setelah mantap dengan siasat membangun persimpangan tak sebidang mulai tahun depan, kali ini ide untuk merekayasa lalu lintas juga mengemuka.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono menyampaikan, ada puluhan titik rawan kemacetan yang harus dipecahkan. Umumnya titik rawan kemacetan itu terjadi di daerah yang jalannya menyempit (bottle neck), persimpangan, dan jalur putaran kendaraan.

"Solusi yang paling ringan seperti signal setting, perubahan arus lalu lintas dan membuat lintasan underpass atau flyover di persimpangan," kata Pristono di Jakarta, Senin (10/12/2012).

Saat ditanyai tentang peran Dinas PU dalam penanganan masalah macet, ia menjawab bahwa kemacetan tak bisa selesai hanya dengan manajemen kemacetan. Karena harus diimbangi dengan perbaikan infrastruktur, seperti penambahan jalan, penyediaan lahan parkir, serta petugas yang berjaga di lapangan.

"Juga harus ada rekayasa, misalnya melebarkan jalur (bottle neck)," ujarnya.

Untuk mempertajam rencananya, Pemprov DKI Jakarta juga menggandeng pakar dari kalangan akademisi Universitas Trisakti untuk memilah lokasi prioritas rekayasa lalu lintas.

Pristono sempat membeberkan, pihaknya akan membuat underpass yang menghubungkan simpang Kuningan dengan Tendean. Titik lain yang diusulkan menjadi prioritas adalah Cawang sampai Grogol, dua gerbang tol di Semanggi, bottle neck di dua sisi Pancoran, dan persimpangan Slipi sampai mal Taman Anggrek.

"Misalnya kalau mau memecahkan persimpangan Kuningan kita harus rekayasa lalu lintas. Rekayasanya seperti dilarang belok kanan, mereset ulang traffic light. Penegakan hukumnya juga kita tingkatkan supaya hasilnya lebih optimal," ujarnya.







Editor :


Ana Shofiana Syatiri









19.47 | 0 komentar | Read More

Seringai Garap Album Piringan Hitam


Arian, Salah satu personil Seringai

Arian, Salah satu personil Seringai (sumber: Yanuar Rahman/ Beritasatu.com)




Demi ambisi tersebut, Seringai rela merogoh kocek dalam-dalam

Setelah menghasilkan tiga buah album berjudul High Octane Rock (2004), Serigala Militia (2008) dan Taring (2012), grup musik cadas, Seringai sedang menyiapkan materi lagu baru dan sebuah proyek rilis album dalam sebuah rekaman fisik berbentuk piringan hitam.

"Rilis album-album sebelumnya dalam bentuk plat piringan hitam. Karena gue kolektor plat, gue pengin punya format itu," terang Arian saat ditemui di kawasan Ancol hari Sabtu (15/12).

Demi mewujudkan ambisinya itu, Arian dan teman-temannya yang tergabung dalam grup Seringai rela merogoh kocek lebih dalam, karena untuk memproduksi album dalam format plat piringan hitam harus dilakukan di kawasan Amerika atau Eropa.

"Itu buat collector item aja. Akan dijual, tapi produksinya enggak banyak. Rencananya tahun depan akan mulai (produksi)," tukasnya.

19.38 | 0 komentar | Read More

Ini Arahan SBY dalam Rapat Petinggi Demokrat di Cikeas


BOGOR, KOMPAS.com — Partai Demokrat mengadakan konsolidasi dalam pertemuan antara anggota dewan pembina, anggota fraksi, dan sejumlah pengurus DPP Partai Demokrat di Puri Cikeas, Bogor, Minggu (9/12/2012) malam. Ada sejumlah arahan yang disampaikan Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden, yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam tersebut.

Pertama, Yudhoyono meminta para kader Partai Demokrat menghindari perbuatan tercela. Ke depannya, para kader diwajibkan memiliki pakta integritas yang menegaskan komitmen mereka bukan hanya bekerja untuk partai, melainkan juga bangsa dan negara. Kedua, Yudhoyono mengingatkan kalau fraksi merupakan ujung tombak DPP.

"Sehingga diharapkan untuk terus meningkatkan kinerjanya di dewan," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf, di Cikeas, Bogor, Minggu malam.

Ketiga, menurut Nurhayati, dewan pembina meminta kader meningkatkan kekompakan dalam dua tahun menjelang Pemilu 2014 ini. Sebab, lanjutnya, kunci keberhasilan partai adalah kekompakan dan kebersamaan.

Keempat, lanjut Nurhayati, anggota fraksi Partai Demokrat diminta terus mengawal program-program pemerintah dan bekerja sama dengan fraksi-fraksi lain di DPR.

"Komunikasi yang baik dengan dasar komunikasi bersih, cerdas, dan santun harus terus dilaksanakan," ucap Nurhayati.

Kelima, katanya, Ketua Dewan Pembina berharap anggota fraksi lebih rajin turun ke daerah pemilihan masing-masing, bertemu dengan konstituen, dan melaksanakan program kedewanan dengan baik. Nurhayati juga mengatakan, pertemuan di Cikeas tersebut sama sekali tidak membahas kasus dugaan korupsi Hambalang yang menjerat Andi Mallarangeng. Pasca-diumumkan sebagai tersangka Hambalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Jumat (9/12/2012), Andi melepas jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga serta mundur dari kepengurusan Partai Demokrat.

Menurut Nurhayati, masalah kasus Andi menjadi kewenangan penengak hukum. Dia pun mengaku kalau rapat di Cikeas semalam tidak membahas mengenai pengganti Andi sebagai Menpora. Masalah penggantian menteri, katanya, sepenuhnya menjadi hak prerogatif presiden.






Editor :


Inggried Dwi Wedhaswary









19.31 | 0 komentar | Read More

KOMPAS.com - Bisnis Keuangan

KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertamina Siapkan Belanja Modal Rp 64 TriliunAustralia Pangkas Suku Bunga ke Level Terendah 50 TahunMenhut Banggakan Eksploitasi Alam IndonesiaMenkeu Minta Waspadai Defisit Neraca PerdaganganDahlan Iskan Kesengsem "Janda" CikarangIndustri Kecil dan Menengah Berbenah DiriDipanggil DPR, Dahlan Bakal "Cuek" LagiSinar Mas Terima Kredit Infrastruktur Rp 3 TriliunTol Cikarang Sepi, Dahlan Iskan "Protes"Rupiah Bergerak Mendatar, BI Siap Hadir di PasarIHSG Dibuka Langsung Ambles 25 PoinUntuk Pertama Kali, IPO BUMN Tanpa Agen AsingBakrie & Brothers Fokus Melunasi UtangInvestor AS Jajaki Industri Pengolahan RajunganMayoritas Bursa Asia Melemah, IHSG Rawan Ikut

http://www.kompas.com/ News and Service Tue , 04 Dec 2012 15:20:14 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun Tue , 04 Dec 2012 14:40:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/03/06/1712493t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina Persero menyiapkan belanja modal capital expenditure/capex senilai Rp 64 triliun atau 6,7 miliar dollar AS pada 2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun Tue , 04 Dec 2012 13:43:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/1351212t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank sentral Australia atawa Reserve Bank of Australia RBA memangkas suku bunga acuan ke titik terendah dalam 50 tahun terakhir. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia Tue , 04 Dec 2012 13:27:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/13/1603504t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keberhasilan eksploitasi alam di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit, emas, batubara, dan timah terbesar di dunia <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. Tue , 04 Dec 2012 13:03:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo di Jakarta, Selasa 4/12/2012, menyatakan, defisit neraca perdagangan Oktober harus diwaspadai. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang Tue , 04 Dec 2012 12:33:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1210597-janda-rame-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan kesengsem dengan &quot;Janda&quot; Cikarang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri Tue , 04 Dec 2012 11:49:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/30/1146345t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaku usaha Indonesia, termasuk kalangan industri kecil dan menengah, berbenah diri menghadapi kian kompetitifnya persaingan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. Tue , 04 Dec 2012 11:41:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/16/0727135-dahlan-iskan-bertemu-komisi-vii-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan bakal tidak menghadiri lagi undangan dari Komisi VII DPR soal rapat inefisiensi PT Perusahaan Listrik Negara Persero. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun Tue , 04 Dec 2012 11:31:45 UTC+0700Proyek senilai 400 juta dollar AS itu direncanakan beroperasi secara komersial tahun 2015. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes Tue , 04 Dec 2012 11:29:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1106224-dahlan-cikarang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan sedang mengadakan peninjauan ke gerbang tol Cikarang Utama Cikampek. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar Tue , 04 Dec 2012 11:21:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/0828412t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak mendatar pada perdagangan Selasa 4/12/2012. Bank Indonesia pun diperkirakan terus memantau di pasar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin Tue , 04 Dec 2012 11:05:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tekanan eksternal langsung mengimbas ke perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa 4/12/2012. IHSG dibuka melemah 25,75 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing Tue , 04 Dec 2012 10:45:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/22/1223378-kum-menteri-bumn-dahlan-iskan--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menginginkan agar proses Initial Public Offering IPO perusahaan BUMN tanpa menggunakan agen penjual asing. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang Tue , 04 Dec 2012 10:14:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/14/1142011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Manajemen PT Bakrie &amp; Brothers Tbk tetap fokus pada upaya pelunasan atau pengurangan beban utang pada tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan Tue , 04 Dec 2012 09:50:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/1231242-lkt---industri-pengolahan-ikan-karang--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sejumlah calon investor asal Amerika Serikat sedang menjajaki untuk merelokasi aktivitas produksi dalam industri pengolahan komoditas rajungan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut Tue , 04 Dec 2012 09:32:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/26/1737015t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sentimen negatif dari rilis data &quot;manufacturing index&quot; AS di bulan November kembali terkontraksi ke level 49,5 <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut


KOMPAS.com - Bisnis KeuanganKOMPAS.comPertamina Siapkan Belanja Modal Rp 64 TriliunAustralia Pangkas Suku Bunga ke Level Terendah 50 TahunMenhut Banggakan Eksploitasi Alam IndonesiaMenkeu Minta Waspadai Defisit Neraca PerdaganganDahlan Iskan Kesengsem "Janda" CikarangIndustri Kecil dan Menengah Berbenah DiriDipanggil DPR, Dahlan Bakal "Cuek" LagiSinar Mas Terima Kredit Infrastruktur Rp 3 TriliunTol Cikarang Sepi, Dahlan Iskan "Protes"Rupiah Bergerak Mendatar, BI Siap Hadir di PasarIHSG Dibuka Langsung Ambles 25 PoinUntuk Pertama Kali, IPO BUMN Tanpa Agen AsingBakrie & Brothers Fokus Melunasi UtangInvestor AS Jajaki Industri Pengolahan RajunganMayoritas Bursa Asia Melemah, IHSG Rawan Ikut

http://www.kompas.com/ News and Service Tue , 04 Dec 2012 15:20:14 +0000 id 2012 Kompas Cyber Media hourly 1 http://www.kompas.com http://www.kompas.com/data/images/logo_kompas_putih.gif 144 20 KOMPAS.com, Lebih Lengkap, Lebih Luas http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun Tue , 04 Dec 2012 14:40:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2010/03/06/1712493t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">PT Pertamina Persero menyiapkan belanja modal capital expenditure/capex senilai Rp 64 triliun atau 6,7 miliar dollar AS pada 2013. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/14400515/Pertamina.Siapkan.Belanja.Modal.Rp.64.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun Tue , 04 Dec 2012 13:43:28 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/09/1351212t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Bank sentral Australia atawa Reserve Bank of Australia RBA memangkas suku bunga acuan ke titik terendah dalam 50 tahun terakhir. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13432856/Australia.Pangkas.Suku.Bunga.ke.Level.Terendah.50.Tahun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia Tue , 04 Dec 2012 13:27:36 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/04/13/1603504t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Keberhasilan eksploitasi alam di Indonesia menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil kelapa sawit, emas, batubara, dan timah terbesar di dunia <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13273616/Menhut.Banggakan.Eksploitasi.Alam.Indonesia http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. Tue , 04 Dec 2012 13:03:49 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/05/09/1509055t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo di Jakarta, Selasa 4/12/2012, menyatakan, defisit neraca perdagangan Oktober harus diwaspadai. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/13034922/Menkeu.Minta.Waspadai.Defisit.Neraca.Perdagangan. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang Tue , 04 Dec 2012 12:33:05 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1210597-janda-rame-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan kesengsem dengan &quot;Janda&quot; Cikarang. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/12330525/Dahlan.Iskan.Kesengsem.Janda.Cikarang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri Tue , 04 Dec 2012 11:49:04 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/10/30/1146345t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Pelaku usaha Indonesia, termasuk kalangan industri kecil dan menengah, berbenah diri menghadapi kian kompetitifnya persaingan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11490419/Industri.Kecil.dan.Menengah.Berbenah.Diri http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. Tue , 04 Dec 2012 11:41:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/16/0727135-dahlan-iskan-bertemu-komisi-vii-dpr-t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan bakal tidak menghadiri lagi undangan dari Komisi VII DPR soal rapat inefisiensi PT Perusahaan Listrik Negara Persero. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi.">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11413811/Dipanggil.DPR..Dahlan.Bakal.Cuek.Lagi. http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun Tue , 04 Dec 2012 11:31:45 UTC+0700Proyek senilai 400 juta dollar AS itu direncanakan beroperasi secara komersial tahun 2015. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/1131458/Sinar.Mas.Terima.Kredit.Infrastruktur.Rp.3.Triliun http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes Tue , 04 Dec 2012 11:29:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/12/04/1106224-dahlan-cikarang-t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan sedang mengadakan peninjauan ke gerbang tol Cikarang Utama Cikampek. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11293226/Tol.Cikarang.Sepi..Dahlan.Iskan.Protes http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar Tue , 04 Dec 2012 11:21:08 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/07/25/0828412t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Nilai tukar rupiah diperkirakan bergerak mendatar pada perdagangan Selasa 4/12/2012. Bank Indonesia pun diperkirakan terus memantau di pasar. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11210832/Rupiah.Bergerak.Mendatar..BI.Siap.Hadir.di.Pasar http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin Tue , 04 Dec 2012 11:05:52 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/06/26/0857544t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Tekanan eksternal langsung mengimbas ke perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa 4/12/2012. IHSG dibuka melemah 25,75 poin. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/11055239/IHSG.Dibuka.Langsung.Ambles.25.Poin http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing Tue , 04 Dec 2012 10:45:32 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/22/1223378-kum-menteri-bumn-dahlan-iskan--t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Menteri BUMN Dahlan Iskan menginginkan agar proses Initial Public Offering IPO perusahaan BUMN tanpa menggunakan agen penjual asing. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10453283/Untuk.Pertama.Kali..IPO.BUMN.Tanpa.Agen.Asing http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang Tue , 04 Dec 2012 10:14:01 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/02/14/1142011t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Manajemen PT Bakrie &amp; Brothers Tbk tetap fokus pada upaya pelunasan atau pengurangan beban utang pada tahun depan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/10140172/Bakrie..Brothers.Fokus.Melunasi.Utang http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan Tue , 04 Dec 2012 09:50:38 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/11/06/1231242-lkt---industri-pengolahan-ikan-karang--t.JPG" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sejumlah calon investor asal Amerika Serikat sedang menjajaki untuk merelokasi aktivitas produksi dalam industri pengolahan komoditas rajungan. <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/09503886/Investor.AS.Jajaki.Industri.Pengolahan.Rajungan http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut Tue , 04 Dec 2012 09:32:20 UTC+0700<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2011/07/26/1737015t.jpg" align="left" hspace="7" width="120" height="90">Sentimen negatif dari rilis data &quot;manufacturing index&quot; AS di bulan November kembali terkontraksi ke level 49,5 <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut">[...]</a> http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2012/12/04/0932208/Mayoritas.Bursa.Asia.Melemah..IHSG.Rawan.Ikut


19.29 | 0 komentar | Read More

Pesepakbola Remaja "Bunuh" Penjaga Garis




Pesepakbola Remaja "Bunuh" Penjaga Garis





Selasa, 4 Desember 2012 | 07:44 WIB












THE HAGUE, Kompas.com - Seorang penjaga garis atau asisten wasit sebuah pertandingan sepakbola di Belanda dinyatakan mati klinis setelah dipukuli sejumlah pemain remaja.

"Dia dinyatakan meninggal dunia secara klinis,"  kata jurubicara polisi Bernhard Jens.

Polisi menahan tiga pemain yang baru berusia 15-16 tahun dari klub Nieuwe Sloten, Amsterdam. Mereka dituduh memukuli sang penjaga garis sesaat setelah klub mereka menghadapi klub Buitenboys, Almere, Minggu (2/12).

Media Belanda juga menyebut bahwa penjaga garis yang malang tersebut berulangkali juga dilecehkan para pemain sepanjang pertandingan. Saat dikeroyok, ia menerima tendangan di bagian kepala.

Sore harinya, penjaga garis tersebut merasa tidak sehat dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Setelah kejadian tersebut, polisi mencokok tiga tersangka pelaku dari rumah mereka di Ameseterdam pada Minggu malam. Mereka kemudian dikeluarkan dari Nieuwe Sloten dan klub tersebut memutuskan mundur dari kejuaraan musim ini.

Kejadian ini disesalkan Menteri Olahraga Belanda, Edith Schippers.  "Mengerikan sekali bila hal semacam itu terjadi di lapangan olahraga Belanda," kata Schippers. "Ini tidak ada hubungan dengan olahraga tersebut dan tak dapat diterima."

Badan sepakbola Belanda (KNVB) juga menyesalkann peristiwa ini. "Kejadian ini sering berlangsung pada usia ini (15-16 tahun).
Ini memang masa-masa usia yang sulit."







Editor :


A. Tjahjo Sasongko
















19.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger