Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Rafa "Hanya" Unggulan Lima Wimbledon

Written By Kompdub on Kamis, 20 Juni 2013 | 19.11





LONDON, Kompas.com — Petenis Spanyol, Rafael Nadal, diunggulkan di tempat kelima turnamen grand slam Wimbledon, di belakang David Ferrer yang pekan lalu dikalahkannya di final Perancis Terbuka.

Ferrer diunggulkan di tempat keempat, sementara tiga posisi unggulan pertama ditempati Novak Djokovic, Andy Murray, dan Roger Federer.

Wimbledon memang menggunakan hasil turnamen tahun lalu serta turnamen lapangan rumput sebelumnya untuk menentukan peringkat unggulan. Tahun lalu, Rafa mencatat hasil buruk di Wimbledon setelah tersingkir di babak kedua di tangan Lukas Rosol.

Sementara itu, Ferrer tahun lalu lolos ke perempat final. Ia juga menjuarai turnamen lapangan rumput s’Hertogenbosch yang merupakan turnamen pemanasan menjelang Wimbledon.

Dengan posisinya sebagai unggulan kelima, Rafa berisiko bertemu di babak awal dengan juara bertahan Novak Djokovic,  juara tujuh kali Roger Federer, serta petenis tuan rumah Andy Murray.

"Kalau boleh memilih, saya ingin bertemu Rafa di babak perempat final," kata Murray. "Jika saya bisa mengalahkannya, maka semua akan lebih mudah. Jika anda ingin menjuarai turnamen-turnamen terbesar, maka anda harus mengalahkan petenis-petenis terbaik."

Di nomor putri, petenis peringkat satu Serena Williams menempati unggulan pertama diikuti petenis Belarusia, Victoria Azarenka dan juara 2004 asal Rusia, Maria Sharapova.

Berikut daftar unggulan:
Putra:
Novak Djokovic (SRB x1),
Andy Murray (GBR x2),
Roger Federer (SUI x3),
David Ferrer (ESP x4),
Rafael Nadal (ESP x5),
Jo-Wilfried Tsonga (FRA x6),
Tomas Berdych (CZE x7),
Juan Martin del Potro (ARG x8),
Richard Gasquet (FRA x9),
Marin Cilic (CRO x10),
Stanislas Wawrinka (SUI x11),
Kei Nishikori (JPN x12),
Tommy Haas (GER x13),
Janko Tipsarevic (SRB x14),
Nicolas Almagro (ESP x15),
Philipp Kohlschreiber (GER x16),
Milos Raonic (CAN x17),
John Isner (USA x18),
Gilles Simon (FRA x19),
Mikhail Youzhny (RUS x20),
Sam Querrey (USA x21),
Juan Monaco (ARG x22),
Andreas Seppi (ITA x23),
Jerzy Janowicz (POL x24),
Benoit Paire (FRA x25),
Alexandr Dolgoplov (UKR x26),
Kevin Anderson (RSA x27),
Jeremy Chardy (FRA x28),
Grigor Dimitrov (BUL x29),
Fabio Fognini (ITA x30),
Julien Benneteau (FRA x31),
Tommy Robredo (ESP x32)

Putri:
Serena Williams (USA x1),
Victoria Azarenka (BLR x2),
Maria Sharapova (RUS x3),
Agnieszka Radwanska (POL x4),
Sara Errani (ITA x5),
Li Na (CHN x6),
Angelique Kerber (GER x7),
Petra Kvitova (CZE x8),
Caroline Wozniacki (DEN x9),
Maria Kirilenko (RUS x10),
Roberta Vinci (ITA x11),
Ana Ivanovic (SRB x12),
Nadia Petrova (RUS x13),
Samantha Stosur (AUS x14),
Marion Bartoli (FRA x15),
Jelena Jankovic (SRB x16),
Sloane Stephens (USA x17),
Dominika Cibulkova (SVK x18),
Carla Suarez Navarro (ESP x19),
Kirsten Flipkens (BEL x20),
Anastasia Pavlyuchenkova (RUS x21),
Sorana Cirstea (ROM x22),
Sabine Lisicki (GER x23),
Peng Shuai (CHN x24),
Ekaterina Makarova (RUS x25),
Svetlana Kuznetsova (RUS x26),
Varvara Lepchenko (USA x27),
Lucie Safarova (CZE x28),
Tamira Paszek (AUT x29),
Alize Cornet (FRA x30),
Mona Barthel (GER x31),
Romina Oprandi (SUI x32)




Sumber : AFP



Editor : A. Tjahjo Sasongko













19.11 | 0 komentar | Read More

2 Alasan KPK Tak Penuhi Undangan Timwas Century

Written By Kompdub on Rabu, 19 Juni 2013 | 19.31




Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto, Abraham Samad, dan Zulkarnaen (kiri ke kanan) mengikuti rapat dengan Tim Pengawas Kasus Bank Century DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/6/2013). Agenda pertemuan adalah laporan perkembangan pemeriksaan tim penyidik KPK terhadap mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Amerika Serikat. KOMPAS/HENDRA A SETYAWAN | HENDRA A SETYAWAN








JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi kembali tak hadir dalam rapat dengan Tim Pengawas Bank Century yang sedianya dilangsungkan pada Rabu (19/6/2013). Wakil Ketua KPK Zulkarnain mengungkapkan, setidaknya ada dua alasan yang mendasari KPK untuk tidak menghadiri undangan rapat tersebut.


Alasan pertama, menurut Zulkarnain, jangka waktu agenda rapat terlalu singkat dengan agenda rapat sebelumnya yang baru diselenggarakan pada 5 Juni 2013.


“Kita sudah berkirim surat. Pertama kan pertemuan sebelumnya masih baru,” ujarnya.

Alasan kedua, KPK tidak dapat melaporkan kepada Timwas Century mengenai perkembangan penyidikan kasus dugaan korupsi bail out Bank Century yang sudah menyangkut perkara teknis.


“Hal yang ditanyakan merupakan hal teknis, hal tersebut tidak kita buka, tempatnya di persidangan,” tambahnya.


Zulkarnain menilai pula, rapat dengan Timwas Century yang terlalu sering digelar, justru akan membuang waktu dan tenaga KPK.


“Mereka menanyakan perkembangan, itu kan tempatnya di pengadilan, nanti kita buka di pengadilan. Lagi pula baru ketemu kemarin, ini makan waktu dan tenaga,” ucap Zulkarnain.





Editor : Caroline Damanik


















19.31 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


19.29 | 0 komentar | Read More

Tontowi/Liliyana dan Ahsan/Hendra Juga Lolos




Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kanan)/Lilyana Natsir, bersiap untuk mengembalikan kok dari Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati, pada babak kedua Djarum Indonesia Open 2013 di Istora Senayan Jakarta, Kamis (13/6/2013). Tontowi/Lilyana menang 12-21, 21-12, 21-11. | KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO








SINGAPURA, Kompas.com - Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan ganda putera Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil melampaui babak pertama SIngapura Terbuka Super Series, Rabu (19/6).

Tontowi/Liliyana yang diunggulkan di tempat ketiga ini menang mudah atas ganda campuran asal India,  Tarun Kona/Ashwini Ponnappa dalam dua game langsung, 21-6, 21-10.
"Di pertandingan kali ini kami lebih menekan. Lawan juga kelihatan tidak siap terutama Ashwini" kata Tontowi sepertri dikutip badmintonindonesia.

Pada game kedua, juara All England 2012-2013 ini kembali unggul jauh dari lawannya hingga 11-3. "Ini adalah pertandingan pertama, kami lebih waspada karena belum tahu keadaan lapangan. Dibanding lawan, kami juga lebih siap dan langsung in. Saat tertinggal jauh, lawan kelihatan sudah pasrah" ujar Liliyana.

Di babak kedua, Tontowi/Liliyana kana menghadapi ganda Malasyia, Ong Jian Guo/Lim Yin Loo (Malaysia).

Sementara ganda putera Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan juga tak menemui kesulitan berarti untuk mauju ke babak kedua.  Mereka mampu menyingkirkan ganda putera Malaysia,  Goh V. Shem/Lim Lhim Wah yang diunggulkan di tempat delapan dalam daua game 21-19, 21-12.

Berikut hasil pemain Indonesia, Rabu (19/6):

Tontowi AHMAD/Liliyana NATSIR[3]-Tarun Kona/Ashwini Ponnappa 21-6, 21-10
Mohammad AHSAN/Hendra SETIAWAN-Goh V Shem/Lim Khim Wah [Malaysia/8] 21-19, 21-12
Belaetrix MANUPUTI-Nichaon Jindapon 21-19, 21-14    
Muhammad RIJAL/Debby SUSANTO [5]-Johannes Schoettler/Johanna Goliszewski [Germany] 22-20, 21-11
Shin Baek Choel/Jang Ye Na [Korea]-Gideon Markus FERNALDI/Aprilsasi Putri LEJARSAR VARIELLA 21-16, 21-4    
Praveen JORDAN/Vita MARISSA-Terry Hee/Fu Mingtian [Singapore] 21-16 22-20    
Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah [Hong Kong]-Fran KURNIAWAN/Shendy Puspa IRAWATI [7] 21-10, 21-16
Nitya Krishinda MAHESWARI/Greysia POLII-Pradnya Gadre/Ashwini Ponnappa     21-18, 21-23, 21-16   






Editor : A. Tjahjo Sasongko













19.11 | 0 komentar | Read More

Demo BBM, Puluhan Mahasiswa Tutup Sebagian Jalan Diponegoro

Written By Kompdub on Selasa, 18 Juni 2013 | 19.58





JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa Universitas Bung Karno melakukan aksi penolakan terhadap rencana pemerintah mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM), Selasa (18/6/2013) petang. Mereka melakukan aksinya di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tepat di depan Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Tak hanya menutup Jalan Diponegoro, mahasiswa juga membakar ban. Mereka memblokade jalan dengan menggunakan kayu. Sehingga, hanya menyisakan satu ruas dari tiga ruas jalan yang ada.

Akibat blokade tersebut, lalu lintas di sepanjang Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat menjadi tersendat, karena pengendara kendaraan bermotor dan mobil memperlambat laju kendaraan mereka. Hingga berita ini diturunkan, belum ada aparat kepolisian yang terlihat di lokasi demonstrasi untuk mengamankan aksi mahasiswa dan mengatur lalu lintas.

Dalam tuntutannya, para mahasiswa tersebut meminta agar pemerintah membatalkan rencana mencabut subsidi BMM. Mereka menilai, kebijakan yang diambil pemerintah tersebut hanya akan menyengsarakan rakyat. Bantuan yang akan diberikan pemerintah sebagai kompensasi kenaikan harga BBM dianggap bukan solusi terbaik untuk mengentaskan kemiskinan.






Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


















19.58 | 0 komentar | Read More

Demo BBM, Puluhan Mahasiswa Tutup Sebagian Jalan Diponegoro





JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan mahasiswa Universitas Bung Karno melakukan aksi penolakan terhadap rencana pemerintah mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM), Selasa (18/6/2013) petang. Mereka melakukan aksinya di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, tepat di depan Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Tak hanya menutup Jalan Diponegoro, mahasiswa juga membakar ban. Mereka memblokade jalan dengan menggunakan kayu. Sehingga, hanya menyisakan satu ruas dari tiga ruas jalan yang ada.

Akibat blokade tersebut, lalu lintas di sepanjang Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat menjadi tersendat, karena pengendara kendaraan bermotor dan mobil memperlambat laju kendaraan mereka. Hingga berita ini diturunkan, belum ada aparat kepolisian yang terlihat di lokasi demonstrasi untuk mengamankan aksi mahasiswa dan mengatur lalu lintas.

Dalam tuntutannya, para mahasiswa tersebut meminta agar pemerintah membatalkan rencana mencabut subsidi BMM. Mereka menilai, kebijakan yang diambil pemerintah tersebut hanya akan menyengsarakan rakyat. Bantuan yang akan diberikan pemerintah sebagai kompensasi kenaikan harga BBM dianggap bukan solusi terbaik untuk mengentaskan kemiskinan.






Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


















19.47 | 0 komentar | Read More

Foals Membius Dengan Holy Fire


Nama band rock indie asal Inggris, Foals, kembali mengeluarkan album terbarunya. Band yang sudah eksis sejak 2008 ini, memutuskan untuk memakai judul Holy Fire untuk album terbaru mereka.


Dari judulnya, sekilas terbayang betapa religi lagu-lagu di dalam album. Padahal faktanya, kesan religi sangat jauh dari Foals. Band yang digawangi oleh Yannis Philippakis, Jack Bevan, Jimmy Smith, Walter Gervers, dan Edwin Congreave masih mempertahankan karakter bermusik mereka yang “suka-suka gue”.


Album berdurasi 50 menit ini juga masih menonjolkan permainan lirik. Simak pada My Number, sebuah track yang mengandung lirik tak terduga dari mulut sang vokalis Yannis Philappakis. My Number juga berbalut atraksi permainan apik dari Jack Bevan dan diiringi tab-tab funk dari permainan gitar Jimmy Smith.


Dalam lagu My Number, Yannis Philippakis terus melantunkan lirik yang sangat pop, ringan, jujur, dan tanpa bantuan majas hiperbola apapun. Ibaratnya, lagu ini seperti sebuah kontradiksi dari lagu romansa masa kini.


Khusus untuk pendengar yang rindu dengan single Spanish Sahara dari album terdahulu mereka di tahun 2010 lalu, maka Foals menyuguhkan track Late Night. Bedanya dengan Spanish Sahara, kali ini Philippakis menyanyikannya dengan lebih emosional dan menyajikan lirik yang lebih personal.


Dalam album berisi 11 lagu, ada juga track berjudul Out of the Woods. Track dengan lirik curahan hati ini menjadi lagu yang paling sensitif. Jadi siap-siap terbius dengan album Holy Fire ini.


19.38 | 0 komentar | Read More

7 Juli, Batas Akhir PDI-P Ajukan Calon Pengganti Taufiq Kiemas





JAKARTA, KOMPAS.com - Fraksi PDI Perjuangan memiliki waktu 30 hari untuk mengajukan calon pengganti almarhumTaufiq Kiemas sebagai Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Hal itu sesuai dengan UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) yang mengatur hal tersebut.


Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari menjelaskan, waktu 30 hari terhitung sejak Taufiq Kiemas berhalangan tetap menjadi Ketua MPR. Itu berarti, tenggat waktu yang dimiliki Fraksi PDI-P untuk mengajukan calon pengganti Taufiq adalah 7 Juli 2013. Taufiq Kiemas meninggal dunia di Singapura pada Sabtu (8/6/2013) lalu.


"Batasan waktu diatur UU (MD3) pasal 27/2009, terhitung 30 hari sejak wafatnya Taufiq Kiemas," kata Hajriyanto, seusai rapat konsultasi Pimpinan MPR, seluruh fraksi dan kelompok Anggota MPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (18/6/2013).


Pimpinan MPR baru akan mengirimkan surat kepada Fraksi PDI-P terkait hal tersebut dalam pekan ini. Hajriyanto mengatakan, akan terjadi kevakuman jika PDI Perjuangan tak segera mengajukan calon yang ditentukan.


 "PDI-P memiliki waktu dua pekan lebih untuk memikirkan hal tersebut (mengajukan calon)," ujarnya.





Editor : Inggried Dwi Wedhaswary


















19.31 | 0 komentar | Read More

Jelang BBM Naik, Pembelian Premium-Solar Naik





JAKARTA, KOMPAS.com - Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah, pembelian BBM bersubsidi secara nasional ternyata meningkat dalam satu bulan terakhir.


Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya mengatakan, peningkatan pembelian BBM bersubsidi paling tinggi dalam 3-4 hari terakhir, yakni sekitar 4 persen dari kebutuhan normal.


Untuk mencegah kelangkaan BBM, Hanung mengatakan, pihaknya menyiagakan terminal BBM selama 24 jam. Posko Pertamina Pusat maupun daerah juga disiagakan.


Selain itu, tambah Hanung, pihaknya juga sudah menyetok BBM sejak satu bulan lalu. Upaya tersebut sekaligus terkait persiapan selama Ramadhan hingga Lebaran. Khusus premium, Pertamina menambah kebutuhan rata-rata menjadi 91.000 kiloliter per hari dari sebelumnya sekitar 80 ribu kiloliter per hari.


"Pada level itu kita masih punya stok 18 hari untuk premium dan solar. Jadi secara umum stok kita aman. Masyarakat tidak perlu khawatir. Mau beli berapapun kita layani," kata Hanung di Jakarta, Selasa (18/6/2013).


Hanung menambahkan, jika ada pihak yang menimbun BBM, aparat penegak hukum akan melakukan penindakan. Dirut Pertamina Karen Agustiawan, Kepala Polri Jenderal (Pol) Timur Pradopo, dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono sudah melakukan penandatangan kerja sama dalam penindakan pelaku penyelewengan BBM.


"Khusus elpiji, mereka yang melakukan spekulasi harga akan saya pecat. Kalau ada harga tidak wajar, tidak usah dibeli. Kalau mau harga resmi, pergilah ke SPBU," kata Hanung.





Editor : Hindra














19.29 | 0 komentar | Read More

PBSI Akan Tambah Pelatih Fisik Pelatnas





JAKARTA, Kompas.com — Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan menambah jumlah pelatih fisik di Pelatnas Cipayung untuk meningkatkan stamina atlet yang selama ini dinilai masih menjadi kendala.
    
"Kami sedang mencari tambahan pelatih fisik. Kami akan menambahkan setidaknya tiga pelatih fisik," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Rexy Mainaky kepada Antara, Selasa.
    
Rexy mengatakan, selama ini persoalaan fisik selalu menjadi kendala bagi atlet saat berlaga di turnamen. Meskipun teknik permainan sudah bagus, tetapi jika stamina sudah terkuras maka atlet pun tidak mampu bermain maksimal.
    
Sebagai contoh saat tunggal putra Indonesia, Tommy Sugiarto, gagal melanjutkan langkahnya ke final setelah tak berdaya dikalahkan pemain Jerman Marc Zwiebler dengan telak 17-21 dan 10-21 pada babak perempat final Djarum Indonesia Terbuka 2013 di Istora Senayan, Sabtu (15/6/2013) lalu.
    
Tommy mengaku saat itu kondisinya kurang prima. Padahal Tommy sudah tampil gemilang sejak putaran pertama dengan berhasil menundukkan pemain terbaik kedua dunia, Chen Long, dua game langsung 21-11, 21-18, serta membalas enam kali kekalahannya. "Memang selama ini fisik selalu menjadi kendala," tutur Rexy yang menambahkan saat ini hanya ada satu pelatih fisik.

Namun, tambahan pelatih fisik ini nantinya tidak akan menangani persiapan pemain-pemain yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia Agustus mendatang di Guangzhou, China. "Karena mereka perlu adaptasi dulu. Jadi yang persiapan ke Kejuaraan Dunia tetap menjalankan latihan khusus dan akan di-push lebih banyak di lapangan yang juga mengena ke fisik," jelas Rexy.




Sumber : ANT



Editor : A. Tjahjo Sasongko













19.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger