Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Basuki: Kantor Lurah dan Camat untuk Buka Puasa dan Tarawih

Written By Kompdub on Jumat, 28 Juni 2013 | 19.47





JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku berencana menjadikan kantor lurah dan camat tempat berbuka puasa dan tarawih selama bulan Ramadhan mendatang.

"Nah, kalau dibikin kelurahan ada kecamatan seperti ini kan bagus. Terus kita manfaatkan seluruh kantor lurah dan camat menjadi tempat terbuka bersama-sama untuk tarawih," kata Basuki, di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (28/6/2013).

Basuki mengatakan, gagasan itu muncul karena ia prihatin melihat warga yang tinggal di permukiman kumuh yang bergang sempit beribadah di lingkungan seperti itu.

"Iya yang di gang sempit, enggak muat kan. Kadang-kadang kan yang namanya shalat di bulan puasa kan naik. Kayak orang Kristenlah, pas Natal-Paskah (gereja) penuh, hari biasa sepi. Nah artinya kurang tempat kita," ujar Basuki.

"Kalau kantor Camat dan kantor Lurah kan ada AC-nya, ada apa gitu, jadi terus dipakai, dimanfaatkan," tambahnya.




Editor : Tjatur Wiharyo


















19.47 | 0 komentar | Read More

Aura Kasih Ingin Sekali "Main Fisik"


Jakarta - Selain bernyanyi dan bermain film, ternyata ada hal lain yang saat ini diinginkan Aura Kasih dalam hidupnya. Penyanyi bertubuh sintal ini mengaku ingin sekali berkelahi alias "main fisik".


Bukan berkelahi "betulan", tentu saja. Tepatnya, Aura mengaku merindukan peran berkelahi dalam sebuah film layar lebar. Keinginan itu diakui muncul terutama sehubungan dengan olahraga Muay Thai yang ia geluti belakangan.


"Aku ingin sekali diberikan peran yang menantang. Ada adegan berkelahi, tonjok-tonjokan, dan yang mengandalkan kekuatan fisik. Tapi sayangnya, sampai sekarang belum ada yang menawarkan peran menantang itu," cerita Aura, saat ditemui di sela-sela peluncuran film perdana Armada berjudul "Satu Hati Sejuta Cinta", di Epicentrum Kuningan, beberapa waktu lalu.


Khusus untuk olahraga Muay Thai yang sedang dilakoninya, Aura mengaku sangat menikmati. Lewat olahraga tersebut menurutnya, dirinya bisa melatih semua otot-otot tubuhnya. Bonusnya adalah tubuhnya semakin sintal dan fit.


Tak main-main menekuni Muay Thai, Aura mengaku bisa meluangkan waktu minimal 2 kali seminggu. Bahkan apabila jadwal kerja tidak banyak, biasanya Aura lebih suka menghabiskan waktu di pusat kebugaran, atau kembali berlatih Muay Thai.


"Kebetulan yang punya tempat Muay Thai itu temanku, jadi lebih nyaman. Kalau lagi tidak ada kerjaan, aku latihan Muay Thai deh," kata pelantun lagu Pemain Cinta ini.


Sementara, sebelum menekuni Muay Thai, Aura mengaku dulu juga pernah rutin berlatih boxing. Namun sejak jatuh cinta pada Muay Thai, boxing otomatis ditinggalkannya.


Berkaca dari dua pengalaman Aura di olahraga ekstrem itu, tidak berlebihan rasanya bila Aura menginginkan peran menantang. Seandainya mendapatkan peran berkelahi, maka kebolehannya di olahraga Muay Thai tentu bakal bisa dipraktekkan.


Sementara itu, kesibukan Aura menjelang bulan Ramadan ini sendiri, masih tak jauh-jauh dari dunia sinetron. Sebentar lagi, sinetron terbarunya yang berjudul "Pasmina dan Aisya", akan tayang di sebuah stasiun televisi. Dalam sinetron tersebut, Aura mendapat peran ganda, sebagai perempuan kembar.


Untuk peran gandanya itu, Aura pun mengaku menemui banyak kesulitan. Apalagi karena ia harus memerankan dua orang dengan karakter yang berlainan. Makanya, khusus untuk sinetron terbarunya itu, Aura pun harus banyak mempelajari tentang karakter anak kembar pada umumnya.


19.39 | 0 komentar | Read More

Survei Jelek, PKS: Lembaga Survei Harusnya Interopeksi





JAKARTA, KOMPAS.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini tak begitu percaya dengan hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga, termasuk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Ketua Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid bahkan meminta lembaga survei introspeksi karena realitas dan hasil survei ternyata tidak sesuai.

“Jadi dua lembaga survei merilis hasil, dalam waktu bersamaan satu di Bandung dan Bangka. Kalau di dua survei itu PKS disebut tidak lolos PT (parliamentary treshold), tapi di dua daerah itu PKS nomor satu. Jika lembaga survei mengatakan jika pemilu dilakukan hari ini, maka rakyat sudah memberikan jawaban,” ucap Hidayat saat dihubungi, Jumat (28/6/2013).

Menurut Hidayat, lembaga survei saat ini memetik keuntungan dari munculnya era demokrasi. Namun, Hidayat mengingatkan agar lembaga-lembaga survei itu memposisikan dirinya secara profesional dan proporsional. “Mestinya lembaga survei juga malah instropeksi, tapi bagi kami apa pun survei ini bagian dari berkah demokrasi, memposisikan sewajarnya saja,” imbuh Hidayat.

Hidayat menuturkan PKS tidak akan terlalu responsif menanggapi hasil survei LIPI. Ia menuturkan yang harus diperhatikan hanyalah suara rakyat. Ia yakin suara simpatisan PKS akan memanangkan partai ini.

LIPI merilis hasil survei nasional mengenai partisipasi politik dan perilaku memilih pra-Pemilu 2014. Survei yang dilakukan pada 10-31 Mei 2013 itu menjelaskan, PDI-P dan Partai Golkar berada pada peringat teratas. PDI-P memperoleh 14,9 persen, kemudian Golkar 14,5 persen. Sementara Partai Demokrat berada di angka 11,1 persen.

Di peringkat berikutnya, diduduki Partai Gerindra 7,4 persen; PKB 5,6 persen; dan PPP 2,9 persen. Sementara PKS diperkirakan akan meraih 2,6 persen suara; disusul PAN 2,5 persen; Partai Nasdem 2,2 persen; Partai Hanura 1,9 persen; PBB 0,6 persen; dan PKPI 0,3 persen.




Editor : Hindra Liauw
















19.32 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


19.29 | 0 komentar | Read More

Hujan, \"Musuh\" Bersama di Wimbledon





LONDON, KOMPAS.com — Saat pertandingan hari kelima turnamen grand slam Wimbledon harusnya dimulai pukul 11.30 waktu setempat atau 17.30 WIB, lapangan-lapangan di All England Cup masih tertutup, sementara atap Centre Court sudah terpasang.

Hujan yang turun dari pagi membuat jadwal pertandingan hari ini, Jumat (28/6/2013), berantakan. Hanya pertandingan di Centre Court yang akan berjalan normal.

Dua jagoan tuan rumah, Laura Robson dan Andy Murray dijadwalkan bertanding di lapangan ini. Robson akan turun di babak kedua, menghadapi Mariana Duque-Marino pada pukul 19.00 WIB. Laga ini seharusnya digelar kemarin dan tertunda karena hujan.

Pertandingan kedua akan mempertemukan Nicolas Almagro dan Jerzy Janowicz di babak ketiga. Terakhir, Murray akan menghadapi Tommy Robredo, juga di babak ketiga.

Kondisi ini jelas mengecewakan para penonton yang sudah hadir di All England Club, tempat digelarnya turnamen ini. Namun, kekecewaan mereka tentu tak sebesar para pemain yang harus beradaptasi dengan kondisi ini.

Menurut prakiraan cuaca, panas mungkin akan hadir saat siang waktu setempat, sekitar pukul 3 atau 4. Namun, mendung akan tetap ada dan hujan bisa saja turun di beberapa area.




Editor : Pipit Puspita Rini















19.11 | 0 komentar | Read More

Jokowi dan Basuki Bagi-bagi Tugas untuk Ziarah Makam

Written By Kompdub on Kamis, 27 Juni 2013 | 19.58





JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam ziarah makam jelang HUT ke-486 Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bagi-bagi tugas. Jokowi ke TMP Kalibata, sementara Basuki ke makam Pangeran Wijaya Kusuma.


Dengan menggunakan pakaian seragam sadariah dibalut dengan sarung biru, Basuki tiba di pemakaman sekitar pukul 07.45 WIB. Basuki langsung disambut oleh Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah. Basuki pun didapuk sebagai pemimpin upacara penghormatan ziarah Makam Pangeran Wijaya Kusuma.


Pria yang akrab disapa Ahok itu pun tampak khusuk saat berdoa di depan Makam Pangeran Wijaya Kusuma. "Kepada arwah Pangeran Wijaya Kusuma, beri hormat," kata Basuki seraya memimpin upacara di Makam Wijaya Kusuma, Tubagus Angke, Jakarta Barat, Kamis (20/6/2013).


Setelah berziarah dan tabur bunga ke makam Pangeran Wijaya Kusuma, Basuki atas nama Pemprov DKI memberikan santunan bagi juru kunci (kuncen) makam Pangeran Wijaya Kusuma, Hadidoyo (63). Kemudian, ia bersama Hadidoyo berkeliling menengok lingkungan makam Pangeran Wijaya Kusuma.


Pangeran Wijaya Kusuma merupakan seorang pejuang yang memperjuangkan Jakarta dari tangan pemerintahan VOC Belanda. Selain Basuki, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata dan Pemakaman Karet Bivak.


Setelah berziarah di Makam Pangeran Wijaya Kusuma, Basuki pun langsung meluncur ke acara groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Daan Mogot, Jakarta Barat.





Editor : Ana Shofiana Syatiri


















19.58 | 0 komentar | Read More

Jokowi dan Basuki Bagi-bagi Tugas untuk Ziarah Makam





JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam ziarah makam jelang HUT ke-486 Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bagi-bagi tugas. Jokowi ke TMP Kalibata, sementara Basuki ke makam Pangeran Wijaya Kusuma.


Dengan menggunakan pakaian seragam sadariah dibalut dengan sarung biru, Basuki tiba di pemakaman sekitar pukul 07.45 WIB. Basuki langsung disambut oleh Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah. Basuki pun didapuk sebagai pemimpin upacara penghormatan ziarah Makam Pangeran Wijaya Kusuma.


Pria yang akrab disapa Ahok itu pun tampak khusuk saat berdoa di depan Makam Pangeran Wijaya Kusuma. "Kepada arwah Pangeran Wijaya Kusuma, beri hormat," kata Basuki seraya memimpin upacara di Makam Wijaya Kusuma, Tubagus Angke, Jakarta Barat, Kamis (20/6/2013).


Setelah berziarah dan tabur bunga ke makam Pangeran Wijaya Kusuma, Basuki atas nama Pemprov DKI memberikan santunan bagi juru kunci (kuncen) makam Pangeran Wijaya Kusuma, Hadidoyo (63). Kemudian, ia bersama Hadidoyo berkeliling menengok lingkungan makam Pangeran Wijaya Kusuma.


Pangeran Wijaya Kusuma merupakan seorang pejuang yang memperjuangkan Jakarta dari tangan pemerintahan VOC Belanda. Selain Basuki, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo juga berziarah ke Taman Makam Pahlawan Kalibata dan Pemakaman Karet Bivak.


Setelah berziarah di Makam Pangeran Wijaya Kusuma, Basuki pun langsung meluncur ke acara groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Daan Mogot, Jakarta Barat.





Editor : Ana Shofiana Syatiri


















19.48 | 0 komentar | Read More

KPK Akan Membuat Nazaruddin Miskin





JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi bertekad memiskinkan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin, terpidana kasus korupsi. KPK bakal menjerat Nazaruddin dengan tindak pidana pencucian uang untuk semua fee yang diperoleh dari dugaan korupsi sejumlah proyek pemerintah dengan menggunakan Grup Permai.


Saat ini, KPK baru menjadikan Nazaruddin sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus pembelian saham Garuda Indonesia senilai Rp 300 miliar. Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, KPK akan memiskinkan Nazaruddin dengan menjeratnya menggunakan pasal-pasal TPPU.


”Saya simpulkan kasus Nazaruddin ini sedang on-going process terkait dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU. Kalau basic faktanya sangat memungkinkan, TPPU ini sangat penting untuk memiskinkan semaksimal mungkin,” kata Busyro, Rabu (19/6/2013).


Kemarin, sejumlah lembaga swadaya masyarakat, seperti Indonesia Corruption Watch (ICW), Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, dan Indonesia Legal Roundtable, menemui pimpinan KPK. Mereka mempertanyakan kemajuan pengusutan kasus TPPU terhadap Nazaruddin. Selain itu, mereka juga mengingatkan KPK soal dugaan ancaman kriminalisasi sejumlah saksi kunci dalam perkara korupsi dan TPPU yang melibatkan Nazaruddin.


Febri Diansyah dari ICW menyatakan, dalam fakta persidangan Nazaruddin terungkap, Grup Permai yang dikendalikan Nazaruddin memiliki 35 anak perusahaan dengan kegiatan terkait proyek pemerintah. Indikasi nilai proyek yang terkait dengan Grup Permai mencapai Rp 6,037 triliun. Febri mengatakan, KPK ternyata belum menyelesaikan sejumlah kasus korupsi besar yang diduga melibatkan Nazaruddin.


Pertimbangan hakim dalam perkara dengan terdakwa Nazaruddin menyatakan bahwa Grup Permai dibentuk untuk mengurus dan mengumpulkan fee proyek. Tanggung jawab KPK masih banyak untuk menuntaskan skandal besar ini.


Busyro mengatakan, KPK masih terus mengembangkan penyidikan atas TPPU yang disangkakan kepada Nazaruddin. Soal sisa kasus Nazaruddin yang belum dituntaskan, menurut dia, ini karena sebagian anggota satuan tugas KPK yang menangani kasusnya juga menangani kasus lain. ”Menghimpunnya sangat susah secara teknis,” katanya.


Dia mengungkapkan, meski ada sejumlah kasus dugaan korupsi yang melibatkan Nazaruddin, tidak semuanya ditangani KPK. Menurut Busyro, ada penyelidikan beberapa perkara dugaan korupsi yang melibatkan Nazaruddin, tetapi oleh kepolisian dan kejaksaan status perkara tersebut telah dinaikkan ke penyidikan. (BIL)




Sumber : Kompas Cetak



Editor : Inggried Dwi Wedhaswary
















19.32 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


19.30 | 0 komentar | Read More

Rafa "Hanya" Unggulan Lima Wimbledon





LONDON, Kompas.com — Petenis Spanyol, Rafael Nadal, diunggulkan di tempat kelima turnamen grand slam Wimbledon, di belakang David Ferrer yang pekan lalu dikalahkannya di final Perancis Terbuka.

Ferrer diunggulkan di tempat keempat, sementara tiga posisi unggulan pertama ditempati Novak Djokovic, Andy Murray, dan Roger Federer.

Wimbledon memang menggunakan hasil turnamen tahun lalu serta turnamen lapangan rumput sebelumnya untuk menentukan peringkat unggulan. Tahun lalu, Rafa mencatat hasil buruk di Wimbledon setelah tersingkir di babak kedua di tangan Lukas Rosol.

Sementara itu, Ferrer tahun lalu lolos ke perempat final. Ia juga menjuarai turnamen lapangan rumput s’Hertogenbosch yang merupakan turnamen pemanasan menjelang Wimbledon.

Dengan posisinya sebagai unggulan kelima, Rafa berisiko bertemu di babak awal dengan juara bertahan Novak Djokovic,  juara tujuh kali Roger Federer, serta petenis tuan rumah Andy Murray.

"Kalau boleh memilih, saya ingin bertemu Rafa di babak perempat final," kata Murray. "Jika saya bisa mengalahkannya, maka semua akan lebih mudah. Jika anda ingin menjuarai turnamen-turnamen terbesar, maka anda harus mengalahkan petenis-petenis terbaik."

Di nomor putri, petenis peringkat satu Serena Williams menempati unggulan pertama diikuti petenis Belarusia, Victoria Azarenka dan juara 2004 asal Rusia, Maria Sharapova.

Berikut daftar unggulan:
Putra:
Novak Djokovic (SRB x1),
Andy Murray (GBR x2),
Roger Federer (SUI x3),
David Ferrer (ESP x4),
Rafael Nadal (ESP x5),
Jo-Wilfried Tsonga (FRA x6),
Tomas Berdych (CZE x7),
Juan Martin del Potro (ARG x8),
Richard Gasquet (FRA x9),
Marin Cilic (CRO x10),
Stanislas Wawrinka (SUI x11),
Kei Nishikori (JPN x12),
Tommy Haas (GER x13),
Janko Tipsarevic (SRB x14),
Nicolas Almagro (ESP x15),
Philipp Kohlschreiber (GER x16),
Milos Raonic (CAN x17),
John Isner (USA x18),
Gilles Simon (FRA x19),
Mikhail Youzhny (RUS x20),
Sam Querrey (USA x21),
Juan Monaco (ARG x22),
Andreas Seppi (ITA x23),
Jerzy Janowicz (POL x24),
Benoit Paire (FRA x25),
Alexandr Dolgoplov (UKR x26),
Kevin Anderson (RSA x27),
Jeremy Chardy (FRA x28),
Grigor Dimitrov (BUL x29),
Fabio Fognini (ITA x30),
Julien Benneteau (FRA x31),
Tommy Robredo (ESP x32)

Putri:
Serena Williams (USA x1),
Victoria Azarenka (BLR x2),
Maria Sharapova (RUS x3),
Agnieszka Radwanska (POL x4),
Sara Errani (ITA x5),
Li Na (CHN x6),
Angelique Kerber (GER x7),
Petra Kvitova (CZE x8),
Caroline Wozniacki (DEN x9),
Maria Kirilenko (RUS x10),
Roberta Vinci (ITA x11),
Ana Ivanovic (SRB x12),
Nadia Petrova (RUS x13),
Samantha Stosur (AUS x14),
Marion Bartoli (FRA x15),
Jelena Jankovic (SRB x16),
Sloane Stephens (USA x17),
Dominika Cibulkova (SVK x18),
Carla Suarez Navarro (ESP x19),
Kirsten Flipkens (BEL x20),
Anastasia Pavlyuchenkova (RUS x21),
Sorana Cirstea (ROM x22),
Sabine Lisicki (GER x23),
Peng Shuai (CHN x24),
Ekaterina Makarova (RUS x25),
Svetlana Kuznetsova (RUS x26),
Varvara Lepchenko (USA x27),
Lucie Safarova (CZE x28),
Tamira Paszek (AUT x29),
Alize Cornet (FRA x30),
Mona Barthel (GER x31),
Romina Oprandi (SUI x32)




Sumber : AFP



Editor : A. Tjahjo Sasongko













19.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger