Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Tiga Remaja Dibacok di Minimarket karena Dendam Tawuran

Written By Kompdub on Rabu, 24 Juli 2013 | 19.47





JAKARTA, KOMPAS.com — Tiga remaja dibacok di depan sebuah minimarket Jalan Fatmawati, Kelurahan Gandaria Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (21/7/2013), sekitar pukul 01.00. Pembacokan itu dipicu dendam tawuran.


Ketiga korban berinisial J, D, dan A merupakan pelajar sebuah SMA di wilayah Jakarta Selatan. Mereka dibacok saat menunggu sahur di depan minimarket tersebut.


"Kejadiannya karena masalah dendam tawuran antarsekolah," kata Kepala Kepolisian Sektor Cilandak Komisaris Sungkono saat dihubungi wartawan, Rabu (24/7/2013) sore.


Sejauh ini polisi sudah menahan lima pelaku, yakni LS, N (18), IAR (19), MF (16), dan PS (17). Sungkono menuturkan, dari pemeriksaan pelaku pengeroyokan, penyerangan terhadap ketiga korban dilakukan atas dasar dendam karena rekan mereka pernah dipukuli oleh siswa dari sekolah yang sama dengan ketiga korban.


"Kasus ini masih dikembangkan karena diduga pelaku pengeroyokan berjumlah belasan," ujar Sungkono.


Polisi menyita barang bukti berupa satu bilah besi panjang berbentuk celurit, satu bilah pasarang panjang, sebilah golok, satu bilah pedang samurai, dan tiga bilah sabit. Tiga pelaku berinisial LS, N, dan IAR terancam dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara. Adapun MF dan PS yang masih di bawah umur diancam dengan UU darurat dan wajib lapor.





Editor : Laksono Hari Wiwoho
















19.47 | 0 komentar | Read More

Joy Tobing Beberkan Bukti Perselingkuhan Suaminya Dengan Mantan Istrinya


Jakarta - Gugatan cerai yang diajukan penyanyi Joy Tobing terhadap suaminya, Daniel Sinambela ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menambah panjang daftar selebriti tanah air yang tidak mampu mempertahankan rumah tangganya.


Diakui oleh kuasa hukum Joy Tobing, Perry Cornelius Sitohang gugatan yang dilayangkan oleh Joy akibat hadirnya orang ketiga dalam rumah tangga mereka. Hal tersebut diungkapkan Perry saat menghadiri sidang perdana perceraian Joy Tobing dan Daniel Sinambela di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (24/7).


"Jadi gugatan yang dilayangkan klien kami disebabkan kekecewaan klien kami terhadap suaminya yang diam-diam rujuk kembali dengan mantan istrinya, dan itu ditandai dengan mereka yang kini telah tinggal bersama lagi. Meski Joy tidak melihat secara langsung, namun banyak saksi yang mengatakan hal tersebut," ungkap Perry.


Oleh sebab itu Perry mengungkapkan siap menghadirkan saksi dan bukti perselingkuhan yang dilakukan oleh suaminya itu.


"Kami siap menghadirkan saksi-saksi dan bukti-bukti berupa foto mereka (Daniel dan Debora), serta bukti - bukti lain yang mengarah pada tindakan perselingkuhan," lanjutnya.


Lebih lanjut diungkapkan Perry, gugatan yang dilayangkan Joy itu dikarenakan Joy Tobing ingin statusnya lebih jelas lagi bagik dimata agama maupun dimata negara.


"Pada intinya, Klien kami ingin kejelasan dari status pernikahannya, tidak seperti sekarang digantung. Hal yang paling menyakitkan adalah suaminya kembali kemantan istrinya, tanpa menceraikan klien kami terlebih dahulu," ungkap Perry.


Seperti dibeitakan sebelumnya, Joy Tobing menggugat suaminya Daniel Sinambela ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 1 Juli 2013 lalu. Hal yang menjadi permasalahan dalam gugatan tersebut adalah hadirnya orang ketiga yang tak lain adalah mantan istrinya, Debora. Sehingga Joy dan Daniel telah sepakat mengakhiri hubungan pernikahan yang telah dibangun selama tiga tahun dan menghasilkan seorang anak bagi keduanya. Dalam sidang pertamanya, Keduanya tidak hadir ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sehingga hakim memutuskan untuk menunda sidang hingga satu minggu kedepan.


19.38 | 0 komentar | Read More

KPK Dapat Penghargaan, Fahri Hamzah: Tidak Penting!






JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fahri Hamzah menganggap tak ada hal istimewa dari penghargaan Ramon Magsaysay Award 2013, yang baru saja diterima Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, penghargaan itu salah alamat karena kompetisinya tak seimbang.

Fahri menjelaskan, jika merujuk pada Undang-Undang, KPK tak bisa disamakan dengan lembaga lain. Atas dasar itu, ia menilai pertimbangan di balik penghargaan itu salah. Lebih jauh politisi PKS ini menjelaskan, dibandingkan dengan lembaga lain, KPK adalah lembaga yang istimewa didukung dengan kebijakan berbeda.

Kebijakan berbeda tersebut, di antaranya, terkait anggaran. Menurut Fahri, penghasilan pegawai KPK lebih tinggi 5 sampai 6 kali lipat dari lembaga lain, termasuk juga biaya operasional yang lebih tinggi 10 kali lipat dari lembaga lain.

"Apanya yang penting? Penelitiannya tidak adil," kata Fahri saat dihubungi pada Rabu (24/7/2013) malam.

Baginya, KPK harus tahu diri, fokus pada upaya penuntasan kasus tindak pidana korupsi. Ia prihatin jika KPK bekerja hanya untuk membangun popularitas. "Karena dia lain sendiri, KPK menurut undang-undang sifatnya sementara, keunikannya khas yang tidak bisa diberikan pada lembaga lain," ujarnya.

KPK meraih penghargaan bergensi di Asia, yakni Ramon Magsaysay Award 2013, atas upayanya memerangi korupsi di Indonesia. KPK dinilai sebagai lembaga antikorupsi yang independen dan berani menindak pejabat negara yang terlibat skandal korupsi.

"(KPK diberi penghargaan) atas kampanye pemberantasan korupsi yang sukses dan independen. KPK menggabungkan penindakan yang tak kenal kompromi terhadap pejabat berkuasa yang bersalah dengan reformasi yang baik dalam sistem pemerintahan, serta sosialisasi yang edukatif atas kesiagaan, kejujuran, dan partisipasi aktif masyarakat Indonesia," ujar Direktur Komunikasi Ramon Magsaysay Award Foundation (RMAF) Manuel H Hizon, Rabu (24/7/2013).

Selain KPK, RMAF juga memberikan penghargaan kepada beberapa tokoh lainnya, yakni Ernesto Domingo dari Filipina, Lehpai Seng Raw dari Myanmar, Habiba Sarabi dari Afganistan, dan organisasi Shakti Samuha dari Nepal.

Sementara itu, Presiden RMAF Carmencita Abella mengatakan, peraih penghargaan Ramon Magsaysay merupakan individu dan organisasi yang luar biasa. Semuanya dinilai terlibat dalam memberikan solusi yang berkelanjutan atas permasalahan sosial yang mengakar di negaranya masing-masing.

Permasalahan ini dinilai telah merusak kehidupan masyarakat sehingga menciptakan kemelaratan dan kebodohan. Permasalahan ini termasuk konflik bersenjata, penyakit yang mematikan, eksploitasi dan perdagangan manusia, korupsi dengan impunitas, instabilitas politik dan sistem tata pemerintahan yang buruk. Para penerima penghargaan ini dinilai telah mencurahkan kemampuan dan energinya untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat.




Editor : Hindra Liauw
















19.31 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


19.29 | 0 komentar | Read More

Hadiah Spesial buat Federer, Dulu Juliette Sekarang Desiree





GSTAAD, KOMPAS.com — Sepuluh tahun lalu, Roger Federer pulang kampung untuk mengikuti Swiss Open, setelah meraih gelar Grand Slam pertamanya di Wimbledon 2003. Ketika itu, dia dihadiahi seekor sapi bernama Juliette.

Setelah itu, Federer nyaris tak tersentuh. Dia bertahan sebagai petenis nomor satu dunia dalam 302 minggu, paling lama dibanding semua petenis. Dia juga meraih 17 gelar Grand Slam, terbanyak dibanding semua pemain.

Namun, tahun ini bukanlah masa terbaik dalam karier Federer. Dia baru meraih satu gelar, Juni lalu, itu pun dari turnamen Masters 250 di Halle, Jerman.

Dia lalu kalah di putaran kedua Wimbledon, yang merupakan kekalahan pertamanya sebelum perempat final di turnamen Grand Slam mana pun sejak French Open 2004.

Jadi, tahun ini dia memutuskan untuk kembali pulang kampung, bertanding di Swiss Open. Ini adalah kali pertama Federer turun lagi di turnamen tersebut sejak menang pada 2004. Ini adalah turnamen di mana Federer mendapat wildcard untuk kali pertama, dan juga turnamen ATP pertama yang dia ikuti dalam kariernya pada 1998.

Seperti dulu, seekor sapi sudah disiapkan untuknya, kali ini bernama Desiree. Federer tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya mendapatkan hadiah tersebut. "Senang rasanya bisa kembali, tapi ini memang sudah lama," ucapnya ketika datang di Gstaad, Senin (22/7/2013).

Ditanya di mana akan meletakkan hadiah istimewa tersebut, Federer menjawab, "Yang pasti dia tidak akan berada di ruang trofi saya. Tapi kami akan mencarikan solusi terbaik, dia butuh tempat yang menyenangkan dan makanan yang cukup."

Ruang trofi Federer saat ini pasti sudah penuh. Dia sudah mengoleksi 77 gelar turnamen ATP, sama dengan raihan John McEnroe, atau terbanyak ketiga sepanjang sejarah. Ivan lendl mengoleksi 94 gelar, sementara Jimmy Connors 108. Tetapi, untuk pemain yang masih aktif, Federer belum tertandingi.

Di Swiss Open, Federer mendapat bye di babak pertama dan akan menghadapi Daniel Brands di babak kedua, Kamis (25/7/2013). Selain pesaing berat seperti Stanislas Wawrinka, ada satu pemain yang harus diwaspadai Federer, yakni Federico Delbonis.

Delbonis adalah petenis yang mengalahkannya pada semifinal di Hamburg pekan lalu. Petenis Argentina tersebut sudah membuat kejutan di Gstaad dengan mengalahkan juara bertahan, Thomaz Bellucci, pada babak pertama.




Editor : Pipit Puspita Rini















19.11 | 0 komentar | Read More

34 PO AKAP Buka Loket Tiket di Terminal Bus Grogol

Written By Kompdub on Selasa, 23 Juli 2013 | 19.58





JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 34 perusahaan otobus (PO) antarkota antarprovinsi (AKAP) telah menyiapkan loket tiket sementara di Terminal Bus Grogol, Jakarta Barat, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Terminal Bus Kalideres pada masa Lebaran 2013.

"Saat ini sudah ada 34 PO yang membuat loket sementara di terminal. Sebenarnya sudah ada 35 PO yang mendaftar, mungkin karena belum diberlakukan 1 x 24 jam untuk bus AKAP," ungkap Kepala Terminal Grogol Dominggus Akyusen, Selasa (23/7/2013).

Terminal Bus Grogol tidak melayani kebutuhan masyarakat akan transportasi masa Lebaran selama dua tahun. Pada 24 April 2013, terminal itu dijadikan salah satu pendukung empat terminal besar di Jakarta untuk mengantisipasi lonjakan jumlah angkutan dan penumpang. Empat terminal besar di Jakarta itu adalah Kampung Rambutan, Pulogadung, Lebak Bulus, dan Kalideres.

Sejak 24 April bus AKAP sudah bisa menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal Bus Grogol. Hingga 24 Mei 2013, ada 224 bus AKAP yang beroperasi di Terminal Bus Grogol dengan jumlah penumpang 1.926 orang.

Pada periode 1 Juni hingga 30 Juni 2013, ada 661 angkutan AKAP yang beroperasi di Terminal Bus Grogol dan jumlah penumpang mencapai 3.618 orang.

Untuk sementara, bus AKAP diizinkan beroperasi di Terminal Bus Grogol pada pukul 14.00 hingga 06.00 WIB. Namun, pada H-7 hingga H+7 Lebaran 2013, bus diizinkan beroperasi 24 jam di Terminal Bus Grogol.

Sejauh ini, menurut Dominggus, aktivitas bus AKAP di Terminal Grogol belum menimbulkan masalah lalu lintas karena Dinas Perhubungan DKI Jakarta hanya mengizinkan bus AKAP untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan tidak boleh mengetem lebih dari 15 menit.

Sementara itu, berdasar data pemudik 2010, ada 1.136 bus yang beroperasi di Terminal Bus Grogol dengan jumlah penumpang mencapai 25.620 orang pada 3-18 September 2010. Jumlah itu diperkirakan akan berbeda jauh dibanding masa Lebaran 2013.

"Sebenarnya tidak bisa dijadikan acuan juga karena terminal ini kan sudah dua tahun enggak dibuka buat pemudik," tambah Dominggus.




Editor : Tjatur Wiharyo
















19.58 | 0 komentar | Read More

34 PO AKAP Buka Loket Tiket di Terminal Bus Grogol





JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 34 perusahaan otobus (PO) antarkota antarprovinsi (AKAP) telah menyiapkan loket tiket sementara di Terminal Bus Grogol, Jakarta Barat, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di Terminal Bus Kalideres pada masa Lebaran 2013.

"Saat ini sudah ada 34 PO yang membuat loket sementara di terminal. Sebenarnya sudah ada 35 PO yang mendaftar, mungkin karena belum diberlakukan 1 x 24 jam untuk bus AKAP," ungkap Kepala Terminal Grogol Dominggus Akyusen, Selasa (23/7/2013).

Terminal Bus Grogol tidak melayani kebutuhan masyarakat akan transportasi masa Lebaran selama dua tahun. Pada 24 April 2013, terminal itu dijadikan salah satu pendukung empat terminal besar di Jakarta untuk mengantisipasi lonjakan jumlah angkutan dan penumpang. Empat terminal besar di Jakarta itu adalah Kampung Rambutan, Pulogadung, Lebak Bulus, dan Kalideres.

Sejak 24 April bus AKAP sudah bisa menaikkan dan menurunkan penumpang di Terminal Bus Grogol. Hingga 24 Mei 2013, ada 224 bus AKAP yang beroperasi di Terminal Bus Grogol dengan jumlah penumpang 1.926 orang.

Pada periode 1 Juni hingga 30 Juni 2013, ada 661 angkutan AKAP yang beroperasi di Terminal Bus Grogol dan jumlah penumpang mencapai 3.618 orang.

Untuk sementara, bus AKAP diizinkan beroperasi di Terminal Bus Grogol pada pukul 14.00 hingga 06.00 WIB. Namun, pada H-7 hingga H+7 Lebaran 2013, bus diizinkan beroperasi 24 jam di Terminal Bus Grogol.

Sejauh ini, menurut Dominggus, aktivitas bus AKAP di Terminal Grogol belum menimbulkan masalah lalu lintas karena Dinas Perhubungan DKI Jakarta hanya mengizinkan bus AKAP untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dan tidak boleh mengetem lebih dari 15 menit.

Sementara itu, berdasar data pemudik 2010, ada 1.136 bus yang beroperasi di Terminal Bus Grogol dengan jumlah penumpang mencapai 25.620 orang pada 3-18 September 2010. Jumlah itu diperkirakan akan berbeda jauh dibanding masa Lebaran 2013.

"Sebenarnya tidak bisa dijadikan acuan juga karena terminal ini kan sudah dua tahun enggak dibuka buat pemudik," tambah Dominggus.




Editor : Tjatur Wiharyo
















19.47 | 0 komentar | Read More

Daftar 10 Selebritis Muda Terkaya Versi Forbes


Majalah bisnis Forbes baru saja meluncurkan daftar selebritis terkaya yang berusia di bawah 30 tahun.


Daftar tahun ini didominasi oleh selebritis dari kalangan musisi.


Lady Gaga menjadi selebritis muda terkaya dengan kekayaan US$80 juta (Rp 800 miliar) yang ia raup dari periode Juni 2012-Juni 2013.


Menyusul Gaga adalah sensasi pop Kanada Justin Bieber dengan kekayaan US$58 juta.


Jennifer Lawrence, Kristen Stewart dan Taylor Lautner adalah tiga selebritis dari dunia perfilman yang menduduki peringkat 10 besar.


Berikut adalah daftar lengkap 10 selebritis muda terkaya versi Forbes:


1. Lady Gaga (27) $80 juta
2. Justin Bieber (19) $58 juta
3. Taylor Swift (23) $55 juta
4. Calvin Harris (29) $46 juta
5.Rihanna (25) $43 juta
6. Katy Perry (28) $39 juta
7. Jennifer Lawrence ( 22) $26 juta
8. Adele (25) $25 juta
9. Kristen Stewart ( 23) $22 juta
10.Taylor Lautner ( 21) $22 juta


19.38 | 0 komentar | Read More

PKB, Pilih Rhoma Irama atau Mahfud MD?






JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku masih menjaring beberapa nama untuk menjadi calon presiden dari partai tersebut, termasuk raja dangdut, Rhoma Irama. Selain dianggap populer dan memiliki massa, Rhoma menjadi orang pertama yang mengajukan diri ke PKB.

"Pak Haji Rhoma itu kan luar biasa (pendukung) di tingkat grassroot (akar rumput)," ujar Muhaimin saat acara Hari Lahir PKB ke-15, di Jakarta, Selasa (23/7/2013).

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Cak Imin tersebut masih mempertimbangkan nama-nama lain, seperti mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, dan anggota Badan Pemeriksa Keuangan, Ali Masykur Musa.

"Pak Mahfud di kelas menengah dicintai. Pak Ali Masykur punya kelebihan," imbuh Cak Imin.

Ketika ditanyai kemungkinan ia ikut dalam bursa pencalonan presiden PKB, Muhaimin mengaku lebih memberikan kesempatan kepada kader-kader lain yang memiliki potensi.

"Belum terpikir (untuk ikut capres). Sebagai pemimpin PKB, saya lebih fokus memenangkan PKB dalam pileg (pemilu legislatif)," ujar Menteri Tenaga kerja dan Transmigrasi tersebut.

Meskipun begitu, semua keputusan tersebut belum final. "Nanti diputuskan setelah Pileg (Pemilu Legislatif)," ujar Muhaimin.

Baca juga:
Rhoma: Saya Tidak Mungkin Mundur dari Capres
Rhoma Irama Makin Optimistis Jadi Capres
Rhoma Merasa Berdosa jika Tolak Pencapresan
Rhoma: Menjadi Presiden Itu Amanah
Rhoma Irama Anggap Enteng Jabatan Presiden
"A to Z" Kata Rhoma soal "Nyapres"
Rhoma Ingin Berantas Kemungkaran




Editor : Hindra Liauw


















19.31 | 0 komentar | Read More

Pasha Lega, Ibu Mertua Kecewa


BOGOR, KOMPAS.com — Vokalis grup band Ungu, Sigit Purnomo alias Pasha, menyambut hangat upaya mediasi dengan Okky Agustina yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Wedhayati SH dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bogor, Jawa Barat, Selasa (5/1/2010).


"Saya juga sebelumnya sudah meminta maaf sama Okky. Alhamdulillah, ternyata sekarang hakim sendiri yang memediasi," ujar Pasha saat ditemui seusai sidang.


Pasha pun mengaku sedikit lega. "Alhamdulillah sekarang sudah saling memaafkan masing-masing. Meski sidang belum tentu selesai," ujarnya.


Sementara itu, Sri Mulyanti, ibunda Okky, justru mengaku kecewa dengan mantan menantunya itu. "Sejak cerai, Pasha mana pernah minta maaf kepada Okky. Bahkan kemarin dia jemput anak-anak, dia cium tangan tapi tidak ada kata-kata meminta maaf kepada saya," imbuh Sri.


Menurut Sri, pelantun "Cinta Gila" itu termasuk pria yang alot untuk mengucapkan kata maaf. "Pasha itu orangnya susah minta maaf. Saya penginnya dia minta maaf dari hatinya sendiri enggak disuruh orang," tandas Sri.


Menurut Sri, pria yang diduga melakukan tindak kekerasan terhadap putrinya itu pernah meminta maaf ketika kepergok berselingkuh. "Dia pernah meminta maaf sama saya, sampai dia cium kaki saya karena dia ketahuan selingkuh dua kali. Pertama dengan pramugari dan yang kedua semuanya sudah tahu kan pas Okky cerai," tegasnya.


Meski begitu, Sri tetap tak menaruh dendam pada pria yang memberikannya tiga orang cucu. "Saya tidak dendam, saya hanya kasihan sama dia karena dia gengsinya tinggi," pungkas Sri. (C7-09)


19.29 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger