Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Warga Rusun Saling Iri, Basuki Angkat Bicara

Written By Kompdub on Senin, 02 September 2013 | 19.59






JAKARTA, KOMPAS.com -- Sejumlah warga Waduk Pluit merasa iri dengan warga Waduk Ria Rio yang mendapatkan fasilitas relokasi ke Rusun Pinus Elok. Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pun angkat bicara.

"Sama, semuanya sama. Mau iri apa? Sekarang semuanya mesti tahu diri," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Senin (2/9/2013).

Menurut Basuki, Pemprov DKI memberlakukan hal yang sama kepada warga relokasi Waduk Pluit dan Ria Rio.  Ia pun memberi contoh, misalnya seseorang bekerja pada orang lainnya, dan dijanjikan untuk dibayar Rp 100 ribu perhari kerja. Kemudian, seseorang lainnya diajak kerja pula dan dijanjikan mendapat besaran yang sama, yaitu Rp 100 ribu.


Dengan keadaan seperti itu, menurut Basuki, tidak boleh ada rasa saling iri antara satu orang dengan yang lainnya. Kecemburuan itu, kata dia, hanya kesalahan persepsi warga Waduk Pluit saja. Mereka menuntut hal yang lebih dari Pemprov DKI dan menganggap langkah Pemprov DKI sebagai sebuah kewajiban untuk mereka.

"Mana ada? Baca semua undang-undang, peraturan, perda kalau orang melanggar peraturan, diancam kurungan denda segala macam. Ada enggak kewajiban bahwa si pelanggar aturan harus diberikan pengganti apapun? Kamu cek di seluruh dunia, mana ada peraturan kayak begitu," kata Basuki.

Sebelumnya, warga Waduk Pluit di Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Pinus Elok cemburu mengetahui berbagai fasilitas yang akan disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta untuk warga relokasi dari Waduk Ria Rio. Mereka mengaku tidak mendapat fasilitas serupa saat masuk ke rusun yang sama.

Hal ini diungkapkan Aisah (54), warga Blok A1 Cluster A Rusun Pinus Elok. Aisah mengaku sejak menempati rusun tersebut tidak tersedia fasilitas apa pun yang diberikan kepada warga di sana. Barang miliknya juga habis sewaktu adanya penggusuran di tempat tinggalnya. "Waktu dapat kosong sama sekali. Tapi, ngelihat di sini (di tempat warga Ria Rio) dikasih, kok kita enggak. Penginnya disamain," kata Aisah, di Rusun Pinus Elok, beberapa waktu lalu.

Aisah mengaku, hingga saat ini, dia belum memiliki tempat tidur sejak empat bulan lalu menghuni Rusun Pinus Elok. Dia menempati rusun itu bersama suaminya, Junai (60), dan tiga orang anak lelakinya yang telah bekerja pulang pergi di kawasan Pluit.

Hal senada diungkapkan Rokayah (33), warga Blok A lantai 2 rusun tersebut. Sejak digusur dari Waduk Pluit, dia masuk ke unit yang masih kosong, tak ada fasilitas TV, kasur, dan sebagainya. Dia berharap bisa mendapatkan fasilitas serupa seperti yang diberikan Pemprov DKI Jakarta bagi warga Ria Rio.

Rokayah tinggal di Rusun Pinus Elok bersama Majuri (43), suaminya, dan tiga anaknya. Anak pertamanya, Solihin (21), bekerja sebagai perajin sablon di wilayah Muara Angke. Anak kedua, Soleh (15), bekerja sebagai penjahit di Jembatan Lima Penjaringan. Sementara anak ketiganya, Siti, masih berusia balita dan belum bersekolah.

Berdasarkan data dari Penanggung Jawab Lokasi Rusun Wilayah Timur Hendriansyah, terdapat 62 unit rusun yang dihuni oleh warga Waduk Pluit. Jumlah itu termasuk di dalam 130 unit rusun dari 600 unit yang telah tempati dengan rincian 29 unit ditempati warga gusuran KPK, sisanya 39 unit dihuni warga umum. Sisanya 470 unit diperuntukkan bagi warga Waduk Ria Rio yang bakal menempati rusun yang sama tersebut.





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















19.59 | 0 komentar | Read More

Boediono Minta Kisah Pewayangan Dikemas Menarik


Jakarta - Wakil Presiden (wapres) Boediono menyambut baik pembukaan Wayang World Puppet Carnival 2013 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Ia meminta agar wayang tetap dilestarikan dan diperkenalkan kepada generasi muda dengan kemasan cerita yang lebih menarik.


"Sekali lagi, tokoh pewayangan kemaslah sebaik mungkin, barangkali anak-anak kita perlu kemasan baru. Cerita pewayangan tentu bisa saja dikemas lebih baik dan menarik lagi bagi generasi muda," kata Boediono saat membuka pagelaran bertaraf internasional tersebut di Jakarta, Senin (2/9).


Acara World Puppet Carnival 2013 ini diikuti para pekerja seni boneka tradisional dari berbagai negara. Acara tersebut akan berlangsung hingga delapan September mendatang.


Boediono menambahkan, inisiatif terhadap pergelaran wayang terbesar tersebut patut diacungi jempol. Hal tersebut, menurutnya, sebagai bagian kecintaan terhadap seni tradisional.


Sementara itu wapres juga meminta agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memasukkan wayang menjadi bagian ekstrakurikuler kebudayaan. Melalui budaya, nilai-nilai moral bisa disampaikan kepada para generasi muda. Boediono sendiri mengatakan sudah lama mencintai wayang karena sudah diperkenalkan sejak kecil dengan seni tradisional tersebut.


"Oleh karena itu satu hal yang sangat penting yang para tokoh pewayangan tokoh muda kita untuk merumuskan substansi apa yang perlu ditransmisikan, tidak bisa semua tapi substansi dasar yang kita ingin terus. Dalam perjalannya pasti ada yang berubah," kata wapres lagi.


19.39 | 0 komentar | Read More

Demokrat Akan Memetik Apa yang Ditabur






KOMPAS.com - Dua hari sebelum 11 nama peserta konvensi calon presiden Partai Demokrat dilaporkan tim komite ke Majelis Tinggi Partai Demokrat, kader senior Partai Golongan Karya, Fahmi Idris, yang juga salah satu pendiri Wisma Kodel, mengajak wartawan bertaruh. Wisma Kodel adalah tempat wawancara calon peserta.

Pertaruhan itu dikemukakan Fahmi yang memahami kejenuhan wartawan menunggu acara tertutup di Wisma Kodel. Sehari setelah itu, Mahfud MD (mantan Ketua Mahkamah Konstitusi), politisi PDI-P Rustriningsih (mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah), serta pengusaha Rusdi Kirana (Direktur Lion Air) datang dan menolak ikut konvensi.

Dengan tegas, Mahfud membeberkan keberatannya ikut konvensi seperti hak dan kewajiban peserta konvensi ataupun Partai Demokrat terutama setelah konvensi selesai dan pemenangnya ditetapkan. Mahfud juga menyoal ketidaksinkronan mekanisme konvensi dengan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat.

Seusai jumpa pers Mahfud, anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Suaidi Marasabessy, segera masuk ruang rapat. Tak lama berselang, Suadi bergegas pergi meninggalkan gedung, menolak menjawab hal yang dipertanyakan Mahfud.

Sehari kemudian, anggota tim komite, Effendi Gazali, mengakui adanya kesalahan administratif, bukan kecurangan terkait konvensi. Sejak awal, kriteria seharusnya dicantumkan dalam surat undangan dan semua surat keputusan majelis tinggi harus disertakan di dalamnya.

”Saya sudah kirim SMS (pesan layanan singkat) dan ngotot dalam pertemuan, tetapi anggota lain memutuskan mengirim undangan dahulu. Nanti dalam pertemuan pertama antara komite dan peserta, semua penjelasan diberikan. Nah, Mahfud hanya datang dan membaca surat pernyataannya. Jadi, tidak sempat melihat surat-surat yang akan diberikan ke peserta,” ujar Effendi.

Padahal, semua calon peserta sebelum Mahfud tak menunjukkan adanya penyerahan dokumen kriteria yang diberikan tim komite, sebagaimana disampaikan Effendi. Anies Baswedan, misalnya, hanya menceritakan pembahasan pertemuan tertutup saja. Hanya Ali Masykur Musa yang membuka sedikit bahwa pada 30 Agustus 2013 diharuskan menyerahkan berkas administrasi dan 6 September 2013 menyerahkan visi dan misinya secara tertulis.

Lain Mahfud, lain Rustriningsih menolak undangan konvensi. Bagi Rustriningsih, selama tidak ada undangan resmi, nama-nama calon peserta yang beredar di media massa dianggapnya hanyalah rumor. Begitu mendapat undangan resmi, Rustriningsih datang sebagai calon peserta terakhir. Rustriningsih membungkus penolakannya dalam istilah sebagai silaturahim politik biasa.

Paling mengejutkan adalah kehadiran dan penolakan Rusdi Kirana. Rusdi hendak ikut konvensi lima tahun mendatang. Itu pun kalau ada lagi partai yang menyelenggarakan konvensi dan membuka peluang bagi dirinya. Kepentingan bisnis saat ini dijadikan alasan utamanya menolak konvensi ini.



Membawa uang

Untuk saat ini, ketika ditanya, Rusdi mengaku siap menjadi tim sukses partai politik untuk Pemilu 2014. Ia menunggu siapa yang duluan mengajaknya. ”Saya siap saja masuk ke parpol. Yang jelas, saya datang bukan mencari uang, tetapi saya membawa uang,” ujar Rusdi.

Pasca-Munas Luar Biasa Partai Demokrat di Bali, Maret 2013, pengamat politik LIPI, Siti Zuhro, dalam beberapa kesempatan menegaskan, Partai Demokrat makin kelihatan menggunakan sistem komando. Komando berada di satu tangan, yakni Ketua Majelis Tinggi dan Ketua Umum Partai Demokrat yang keduanya dipegang Susilo Bambang Yudhoyono. Kekuatan komando itulah yang membuat seluruh kadernya hanya tunduk dan melihat sosok SBY. Kini, saat SBY tidak bisa lagi dicalonkan sebagai presiden karena aturan konstitusi, partai yang didirikan tahun 2001 ini terlihat kebingungan. Publik kini melihat. Kaderisasi di Partai Demokrat terlambat dilakukan.

Siapa yang menabur, dialah yang semestinya menuai. Ibarat petani, kini di saat memasuki musim kemarau, saat paceklik mulai mengintip, petanilah yang susah payah memelihara. Memelihara, agar benih yang ditabur tetap tumbuh pada masa- masa sulit. Memelihara, agar kelak benih yang tumbuh menghasilkan bulir-bulir padi. Memelihara, agar bulir-bulir padi tidak diserang tikus atau hama saat gelap, serta diserbu burung-burung pipit.

Petani yang bersusah payah itu pasti berharap agar hasil panenan bisa dipetik dan laku dijual, bukan dipetik orang lain. (Stefanus Osa)




Editor : Caroline Damanik







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











19.31 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













19.30 | 0 komentar | Read More

Luluk Hadiyanto Kini Bergelar Sarjana





DEPOK, KOMPAS.com — Mantan pebulu tangkis nasional, Luluk Hadiyanto, akhirnya resmi mendapat gelar sarjana setelah menjalani proses wisuda di Balairung Kampus Universitas Indonesia, Depok, Sabtu (31/8/2013).

Luluk pernah jadi kekuatan utama Indonesia di sektor ganda putra, saat berpasangan dengan Alvent Yulianto. Mereka bahkan pernah menjadi pasangan nomor satu dunia pada 2004.

Selama ini, Luluk menuntut ilmu di Jurusan Ilmu Administrasi Negara, Departemen Ilmu Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Luluk lulus dengan IPK 3,30 dan skripsi berjudul "Analisis Pengadaan Pegawai Negeri Sipil Fungsional Olahragawan dan Pelatih Berprestasi pada Kementerian Pemuda dan Olahraga Sebelum Kebijakan Moratorium".

"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pendidikan saya. Terima kasih kepada instansi Kemenpora yang telah memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan. Terima kasih juga www.beasiswaunggulan.com yang memberikan beasiswa dengan segala persyaratannya yang ketat," ucap Luluk yang disampaikan kepada Kompas.com melalui surat elektronik.




Editor : Pipit Puspita Rini















19.11 | 0 komentar | Read More

Jokowi: Blok G Tanah Abang Serem, Pak Gub Jangan ke Sana

Written By Kompdub on Minggu, 01 September 2013 | 19.58






JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku pernah disarankan agar tidak mengunjungi pasar Blok G, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Jokowi sendiri saat itu tengah berencana merelokasi pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di jalan ke Blok G.

Jokowi bercerita ada yang mengatakan bahwa Pasar Blok G Tanah Abang itu berbahaya bagi dirinya. "Blok G itu serem Pak, jangan ke sana, bahaya. Pak Gub jangan ke sana," kata Jokowi, menirukan yang memberi saran kepadanya kala itu.

Saat itu, lanjutnya, Jokowi mengakui sempat mengikuti saran tersebut. Namun, tak lama setelah itu, Jokowi mengaku nekat untuk melakukan blusukan ke daerah tersebut.

"Hari kedua dibilangin gitu juga. Tapi saya ndak mau. Hari kedua ya udah, saya nekat ke sana," ungkap Jokowi dalam sambutannya kepada kader DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) yang berlokasi di Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (1/9/2013) sore.

Tidak tahunya, menurut Jokowi, kabar mengenai situasi di sana yang tengah memanas dan anggapan baginya untuk tidak terbukti. Warga di sana justru malah menyambut dan menyalaminya.

"Enggak tahunya nyalamin saya semua," tutur Jokowi. "Katanya sedang-sedang panas. Tapi sampai yang tato-tato nyalamin saya," lanjut Jokowi yang membuat tawa peserta acara.

Jokowi mengaku turun tangan terkait pelaksaan relokasi PKL tersebut. "Bayangin saya mindahin PKL, blok G nya belum siap. Mau mindahin ke mana? Nanti jualan di jalan lagi. Bingung lagi kita. Ya, sudah 24 jam kita tungguin," ujar Jokowi.

Jokowi pun mencurahkan sebagian waktunya untuk rencana relokasi tersebut.

"Sampai ada yang tanya, 'Pak, ngapain di sini jam 1?'. Saya katakan, ya nungguin orang ngecat," cerita Jokowi.

"Jangan kaget, saya (berada) di kanan-kiri rel, di bantaran sungai. Tujuan saya ke tempat-tempat yang ada problem. Ya kalau mau enak di kantor. Muka enggak hitam. Tapi kan problem kita bukan di kantor. Problem ada di lapangan," ujar Jokowi.

Untuk itu, politisi PDI P ini juga berpesan kepada kader di DPC PDI P untuk terjun ke lapangan. "(Kepada) DPC semua harus mengingatkan itu, bukan kerja kata-kata, tapi kerja nyata. Itu yang di lihat," tandas Jokowi.




Editor : Hindra Liauw


















19.58 | 0 komentar | Read More

Wabup Bogor dan Istri Jadi Saksi Kasus Video Porno

- Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturahman akan diminta kesaksiannya, dalam persidangan kasus video porno yang diduga diperankan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat berinisial RHT dengan terdakwa Indra Sanjaya Laksana di Pengadilan Negeri Bandung, Senin (2/9/2013) besok.

Selain Karfat -sapaan akrab Karyawan- istrinya pun juga dijadwalkan menghadiri persidangan yang akan digelar secara tertutup itu.

"Ya, benar beliau (Wabup Bogor) dan isterinya, besok akan menjadi saksi di persidangan video asusila itu," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yuniarto di Bandung, Minggu (1/9/2013).

Yuniarto menjelaskan, kesaksian dari istri Karfat dalam persidangan sangat diperlukan. Diduga, ia mengetahui penyebaran video asusila tersebut.

"Mengapa diperlukan? Karena beliau (Istri Karfat) dianggap mengetahui terkait keberadaan video tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Yuniarto mengaku sampai saat ini tidak mengetahui alasan dari Polda Jabar belum melimpahkan Karfat yang saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka ke Pengadilan. Padahal, lanjutnya,tersangka lainnya sudah menjalani persidangan.

"Saya tidak tahu itu. Itu masih ranahnya penyidik (Polda). Kalau sudah dilimpah maka secepatnya kami akan menyidangkannya," tegasnya.

Selain itu, surat pemanggilan sebagai saksi sudah dilayangkan jauh-jauh hari kepada orang nomor dua di Kabupaten Bogor dan isterinya itu. "Surat panggilan sudah kami layangkan dan berharap mudah-mudahan beliau dapat hadir," imbuhnya.

Sepekan sebelumnya, jaksa pun menjadwalkan menghadirkan saksi kunci yang tak lain pemeran dalam video asusila itu, RHT. Namun yang bersangkutan tidak hadir dalam persidangan. "Meski tidak hadir, kita tetap memeriksa saksi-saksi lainnya," ujarnya.

19.47 | 0 komentar | Read More

Planes, Kisah Pesawat Pembasmi Hama Menuju Balapan Tingkat Dunia


Jakarta - Disney akhirnya mengeluarkan spin off dari film kartun Cars (2006) yakni Planes, berkisah mengenai pesawat kecil pembasmi hama dan cita-citanya untuk menjadi pembalap.


Dusty Crophopper adalah pesawat kecil pembasmi hama yang takut ketinggian namun sangat ingin menjadi pembalap dan mengikuti Wings Across The World (Balapan Melintasi Dunia). Atas saran dari sahabatnya si truk Chug, Dusty meminta Skipper Riley, pesawat veteran angkatan laut Amerika Serikat untuk menjadi mentornya, namun Skipper menolak.


Dusty tetap tidak patah semangat, ia tetap mengikuti kualifikasi Wings Across The World di AS, sayangnya Dusty menempati posisi ke enam. Namun keberuntungan ada di pihak Dusty saat peringkat kelima kualifikasi dinyatakan gugur karena melakukan kecurangan sehingga Dusty bisa naik ke posisi lima dan ikut mewakili AS sebagai salah satu kontestan di Wings Across the World.


Paginya, Skipper mendatangi Dusty dan akhirnya setuju melatih saat Dusty meyakinkan dirinya bahwa ia ingin membuktikan dirinya bisa menjadi pembalap, tidak hanya sekedar pesawat pembasmi hama di ladang jagung.


Setelah latihan dari Skipper selesai, Dusty menuju tempat pertandingan di mana ia bertemu dengan para kontestan lain dari berbagai negara, seperti El Chupacabra dari Meksiko, Rochelle dari Kanada, Ishani dari India, serta sang juara bertahan sekaligus rival Dusty, Ripslinger yang curang dan arogan. Dimulailah kisah Dusty membuktikan dirinya di antara para pesawat pembalap profesional serta usahanya meraih juara Wings Across the World


Sebagai sebuah spin off Cars, film Planes bersetting di dunia yang sama dengan Cars. Bahkan di film ini penonton dapat melihat kembali berbagai mobil "hidup" sebagaimana di Cars, selain tentunya beraneka macam pesawat yang memiliki mata dan bisa berbicara.


Sayangnya, Planes tidak menghadirkan suguhan yang baru. Film ini memiliki formula cerita yang sama dengan Cars, di mana ada mobil (atau kini diganti menjadi pesawat) yang sangat ingin menjadi juara dunia balapan walaupun diremehkan sekitarnya.


Secara keseluruhan film ini tetap cocok ditonton bersama keluarga. Humor-humor yang ditampilkan cukup membuat tertawa satu bioskop. Apalagi dengan adanya format 3D yang menghadirkan keseruan lain saat melihat para pesawat adu kecepatan di angkasa.


Planes disutradarai oleh Klay Hall yang juga menyutradarai King of the Hill dan The Simpsons. Planes dibintangi oleh Dane Cook sebagai Dusty, Stacey Keach sebagai Skipper, Brad Garrett sebagai Chug, Roger Craig Smith sebagai Ripslinger, dan Priyanka Chopra sebagai Ishani. Film berdurasi 1 jam 31 menit ini akan segera hadir di bioskop di Indonesia.


19.39 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













19.30 | 0 komentar | Read More

Riner Masih Raja di Kejuaraan Dunia Judo





RIO DE JANEIRO, Kompas.com - Peraih medali emas Olimpiade  dari Perancis Teddy Riner kembali meraih medali emas dalam kelas 100kg putra pada kejuaraan dunia judo yang berlangsung di Rio de Janeiro, Sabtu.  
    
Riner, atlet kelahiran Guadeloupe, mengalahkan pejudo dari Brazil Rafael Silva dengan teknik ippon pada laga final, sehingga berhak untuk kelima kalinya berurutan mempertahankan gelar di kelas itu dan untuk keenam kalinya secara keseluruhan, termasuk medali emas yang diperolehnya pada Olimpiade di London tahun lalau.  
    
Gelar dunia yang pertama juga diraihkan di Rio pada 2007, ketika ia masih berusia 18 tahun.  Kemenangan itu bukan diraih dengan mudah, karena ia mengalami masa sulit selama 12 bulan sejak tampil di Olimpiade, karena ia harus berjuang mempertahankan berat badannya serta cedera pada bahu kirinya, yang menyebabkan ia tidak aktif berlatih sejak April hingga Juni.
 
Tidak terkalahkan dalam tiga tahun, kini ia masih berharap dapat mempertahankan gelarnya di Rio pada Olimpiade 2016.  
    
Atlet dari Jerman Andreas Toelzer dan Faicel Jaballah dari Tunisia sama-sama berhak atas medali perunggu.  Sedangkan Elkhan Mammadov dari Azerbaijan meraih medali emas di kelas di bawah 100 kg, setelah mengalahkan Henk Grol dari Belanda pada laga final.  Medali perunggu disabet Lukas Krpalek dari Republik Ceko dan Dimitri Peters dari Jerman.  
    
Pada pertandingan kategori putri, juara Olimpiade Idalys Ortiz dari Kuba memenangi laga final 78 kg, dengan mengalahkan Maria Suelen Altheman dari Brazil dan Jung Eun Lee dari Korea Selatan dan Megumi Tachimoto dari Jepang berhak atas medali perunggu.



Editor : Tjahjo Sasongko















19.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger