Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Ahmad Dhani Juga Janjikan Santunan untuk Anak Komaruddin

Written By Kompdub on Senin, 09 September 2013 | 19.47






JAKARTA, KOMPAS.com —
Selain mengunjungi pihak keluarga dari Nurmansyah (31), musisi dan pencipta lagu Ahmad Dhani juga mengunjungi kediaman keluarga Komaruddin (42), salah seorang korban tewas kecelakaan di Km 8+200 Tol Jagorawi, yang melibatkan Dul (13), anak ketiga pasangan Ahmad Dhani dan Maia Estianty.


Dhani datang dengan didampingi petugas Direktorat Lalu Lintas Polda pada pukul 16.00 WIB. Hanya sekitar 15 menit Dhani menemui keluarga mendiang Komaruddin. Ia datang untuk meminta maaf dan berjanji memberi santunan berupa biaya pendidikan kepada tiga anak Komarudin sampai selesai.


"Belum diberikan, dia cuma menjanjikan. Santunan jenjangnya sampai kuliah, tiga-tiganya. Nanti dihubungi lagi sama sekretarisnya," ujar Voni (42), istri Komaruddin, di kediamannya di Jalan O, Gang V, Koja, Jakarta Utara, Senin (9/9/2013).


Voni mengatakan, pihak Dhani sudah bertanggung jawab dengan menanggung biaya penguburan sampai tahlilan. Namun, Voni belum menerima santunan untuk biaya sekolah ketiga anaknya, yaitu Komala Oktaviani (16) kelas 2 SMK, Nanda Fadila (12) kelas 1 SMP, dan Fajar Ardiansyah (10) kelas 5 SD.


Voni juga mengatakan bahwa sedari awal dirinya tidak akan menuntut pihak Dhani dan menyerahkan sepenuhnya kepada hukum. "Walau dituntut enggak bakal balik suami saya. Dan Mas Dhani pun sudah beriktikad baik," ujar Voni.


Sementara, Achmad S Pakaya (72), mertua Komaruddin, mengaku masih merasa terpukul atas kepergian Komaruddin. "Saya sudah menganggap almarhum (Komaruddin) anak. Terpukul sekali, saya merasa kehilangan karena telah menerima almarhum lebih dari seorang menantu," kata Achmad sambil berkaca-kaca.


"Dalam tradisi Gorontalo memang seperti itu," ujar Achmad.


Achmad juga khawatir dengan cucunya yang masih belum begitu paham atas meninggalnya ayahnya. "Saya khawatir anak yang terakhir masih belum mengerti, itu saya khawatirkan ibunya tidak bisa jawab," imbuh Achmad.


Dhani datang bersama dengan dua putra lainnya—Al dan El—serta kerabatnya dengan mengendarai Toyota Alphard hitam. Dhani mengenakan baju batik hitam bermotif bunga dan celana jeans panjang hitam. 





Editor : Eko Hendrawan Sofyan
















19.47 | 0 komentar | Read More

Tari Kecak dan Pakaian Tradisional di Miss World 2013



Perhelatan ke-63 Miss World 2013 resmi dibuka kemarin di Bali setelah sebelumnya ditolak penyelenggaraannya di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Pembukaan ajang Miss World yang disiarkan langsung ke 83 negara berlangsung di tengah protes. Acara menampilkan Tari Kecak dan mengenakan pakaian tradisional Indonesia.


19.38 | 0 komentar | Read More

Syarief Hasan Tegaskan Tak Ada Calon Titipan di Konvensi Demokrat





JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan mengatakan, partainya sama sekali tidak menyiapkan calon tertentu untuk dimenangkan dalam Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat. Pernyataannya ini menepis anggapan bahwa Pramono Edhie Wibowo merupakan calon yang disiapkan oleh keluarga Cikeas.

“Tidak ada, tidak ada yang direkomendasikan atau dititipkan. Yang jelas Partai Demokrat memberikan kesempatan kepada semua calon,” ujar Syarief di Kompleks Parlemen, Senin (9/9/2013).

Syarief mengatakan, yang menentukan siapa capres Partai Demokrat adalah masyarakat, bukan pengurus Demokrat. “Rakyat ini kan ada hampir 250 juta, kalau kau bisa menguasai 170 juta pemilih, baru jadi capres,” kata Syarief.

Menteri Koperasi dan UKM ini mengatakan, partainya memberikan kesempatan yang sama kepada semua kandidat untuk berkomunikasi dengan rakyat. Hal Ini untuk mengenalkan kandidat dan program yang akan dibawa. Terkait menteri yang ikut dalam konvensi, Syarief mengingatkan pesan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Pak SBY tidak ingin keikutsertaan mereka di konvensi mengganggu kinerja mereka,” katanya.

Sebelumnya, Komite Konvensi Capres Partai Demokrat sudah menetapkan 11 peserta konvensi. Mantan Kepala Staf Angkatan Darat Pramono Edhie Wibowo menjadi kandidat yang kerap dikait-kaitkan kedekatannya dengan keluarga Cikeas.

Dukungan kepada Pramono juga berasal dari Fraksi Partai Demokrat seperti Ketua Fraksi Nurhayati Ali Assegaf dan Sekretaris Fraksi Saan Mustopa. Tak hanya itu, Pramono bahkan didukung oleh Sekretaris Jenderal Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas.


Pramono membantah bahwa ia menjadi calon yang dipersiapkan Partai Demokrat. "Andai seseorang hanya mengandalkan kedekatan dangan sang penguasa tanpa modal menjadi presiden Indonesia, sulit," kata Pramono.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat itu pun mengaku tak akan mengotakkan diri, meski ada faksi di internal Partai Demokrat.

"Saya melihat dan berkomunikasi dengan kader-kader mereka tidak merasa terpecah. Kalau dukungan boleh, tapi jangan terpecah. Kalau ini semakin kuat kan Partai Demokrat makin besar," katanya.





Editor : Inggried Dwi Wedhaswary







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











19.31 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













19.29 | 0 komentar | Read More

\"Ahmad Dhani Harus Sekolahkan Cucu Saya Sampai Selesai!\"

Written By Kompdub on Minggu, 08 September 2013 | 19.58






JAKARTA, KOMPAS.com - Nurmansyah (31), salah seorang korban tewas kecelakaan di Tol Jagorawi yang melibatkan putera Ahmad Dhani, Ahmad Abdul Qadir Jaelani, merupakan tulang punggung keluarganya. Ibu Nurmansyah, Wastiah (60), meminta Ahmad Dhani bertanggung jawab pada nasib cucunya, Muhammad Rizki (2).

"Pokoknya saya tuntut Ahmad Dhani supaya cucu saya disekolahkan sampai selesai. Kalau tidak saya tuntut polisi," ujar Wastiah kepada Kompas.com di kediamannya di Jl Gudang Laut, Rawabadak, Jakarta Utara, Minggu (8/9/2013).

Wastiah mengatakan Ahmad Dhani harus datang menemuinya sebagai wujud tanggung jawab seorang bapak yang sudah memperbolehkan anaknya yang masih berusia 13 tahun mengemudikan mobil. Kalau memang menginginkan jalan damai secara kekeluargaan, Ahmad Dhani harus memberikan tunjangan pendidikan kepada cucunya tersebut.

"Nurman itu tulang punggung keluarga, istrinya tidak kerja, anaknya juga masih kecil," ujar Wastiah sambil terisak.

Sampai Nurmansyah dimakamkan, Ahmad Dhani belum datang menemui keluarga tersebut. Dia hanya mengirim perwakilan dari manajernya. Rencananya, Ahmad Dhani akan datang menemuinya, besok.

Istri Nurmansyah, Ani kusmawati (22), juga sangat kaget ketika mengetahui suaminya mengalami kecelakaan. Dia bercerita bahwa suaminya sempat ragu ketika akan berangkat kerja pada Sabtu (7/9/2013) pagi.

"Terakhir komunikasi pas mau berangkat kerja, dia bilangnya mau pulang cepet, ditunggu kok dateng sampai malam, pagi baru dapat telepon dari kakak," ujar Ani.

Ani mengetahui suaminya meninggal dari kakaknya di Kuningan yang dihubungi oleh pihak rumah sakit sekitar Pukul 03.00 pagi. Sekitar pukul 06.00 pagi, kakaknya datang untuk memberitahu kalau suaminya kecelakaan dan sedang dioperasi.

Awalnya Ani mengaku tidak percaya. Namun setelah melihat berita di televisi, ia baru percaya. "Soalnya pihak rumah sakit tidak bisa ditelepon balik, jam 12.00 baru ke rumah sakit, dia (Nurman) ternyata sudah tidak ada dari jam 04.00 pagi " ujarnya.

Nurmansyah merupakan korban akibat kecelakaan di Tol Jagorawi Km 8 pada Minggu dini hari tadi. Mobil sedan Mitsubishi Lancer yang ditumpangi Dul, anak Ahmad Dhani, menabrak pembatas jalan dan "terbang" ke jalur arus sebaliknya.

Dari arah berlawanan terdapat mobil Avanza dan Gran Max yang ditumpangi Normansyah bersama rekan kantornya, PT Trac salah satu jasa ekspedisi di Pelabuhan Tanjung Priok yang berencana mengambil mobil jemputan di bilangan Cibinong menggunakan Daihatsu Gran Max. Namun, malang, Nurmansyah menjadi korban tewas kecelakaan beruntun itu.

Nurmansyah sempat dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, dia menghembuskan nafas terakhirnya pukul 04.00 pagi karena luka parah di kepalanya. Nurman kemudian dibawa ke rumah neneknya di Rawabadak, sekitar pukul 15.00.




Editor : Ana Shofiana Syatiri


















19.58 | 0 komentar | Read More

\"Ahmad Dhani Harus Sekolahkan Cucu Saya Sampai Selesai!\"






JAKARTA, KOMPAS.com - Nurmansyah (31), salah seorang korban tewas kecelakaan di Tol Jagorawi yang melibatkan putera Ahmad Dhani, Ahmad Abdul Qadir Jaelani, merupakan tulang punggung keluarganya. Ibu Nurmansyah, Wastiah (60), meminta Ahmad Dhani bertanggung jawab pada nasib cucunya, Muhammad Rizki (2).

"Pokoknya saya tuntut Ahmad Dhani supaya cucu saya disekolahkan sampai selesai. Kalau tidak saya tuntut polisi," ujar Wastiah kepada Kompas.com di kediamannya di Jl Gudang Laut, Rawabadak, Jakarta Utara, Minggu (8/9/2013).

Wastiah mengatakan Ahmad Dhani harus datang menemuinya sebagai wujud tanggung jawab seorang bapak yang sudah memperbolehkan anaknya yang masih berusia 13 tahun mengemudikan mobil. Kalau memang menginginkan jalan damai secara kekeluargaan, Ahmad Dhani harus memberikan tunjangan pendidikan kepada cucunya tersebut.

"Nurman itu tulang punggung keluarga, istrinya tidak kerja, anaknya juga masih kecil," ujar Wastiah sambil terisak.

Sampai Nurmansyah dimakamkan, Ahmad Dhani belum datang menemui keluarga tersebut. Dia hanya mengirim perwakilan dari manajernya. Rencananya, Ahmad Dhani akan datang menemuinya, besok.

Istri Nurmansyah, Ani kusmawati (22), juga sangat kaget ketika mengetahui suaminya mengalami kecelakaan. Dia bercerita bahwa suaminya sempat ragu ketika akan berangkat kerja pada Sabtu (7/9/2013) pagi.

"Terakhir komunikasi pas mau berangkat kerja, dia bilangnya mau pulang cepet, ditunggu kok dateng sampai malam, pagi baru dapat telepon dari kakak," ujar Ani.

Ani mengetahui suaminya meninggal dari kakaknya di Kuningan yang dihubungi oleh pihak rumah sakit sekitar Pukul 03.00 pagi. Sekitar pukul 06.00 pagi, kakaknya datang untuk memberitahu kalau suaminya kecelakaan dan sedang dioperasi.

Awalnya Ani mengaku tidak percaya. Namun setelah melihat berita di televisi, ia baru percaya. "Soalnya pihak rumah sakit tidak bisa ditelepon balik, jam 12.00 baru ke rumah sakit, dia (Nurman) ternyata sudah tidak ada dari jam 04.00 pagi " ujarnya.

Nurmansyah merupakan korban akibat kecelakaan di Tol Jagorawi Km 8 pada Minggu dini hari tadi. Mobil sedan Mitsubishi Lancer yang ditumpangi Dul, anak Ahmad Dhani, menabrak pembatas jalan dan "terbang" ke jalur arus sebaliknya.

Dari arah berlawanan terdapat mobil Avanza dan Gran Max yang ditumpangi Normansyah bersama rekan kantornya, PT Trac salah satu jasa ekspedisi di Pelabuhan Tanjung Priok yang berencana mengambil mobil jemputan di bilangan Cibinong menggunakan Daihatsu Gran Max. Namun, malang, Nurmansyah menjadi korban tewas kecelakaan beruntun itu.

Nurmansyah sempat dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Cibubur untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, dia menghembuskan nafas terakhirnya pukul 04.00 pagi karena luka parah di kepalanya. Nurman kemudian dibawa ke rumah neneknya di Rawabadak, sekitar pukul 15.00.




Editor : Ana Shofiana Syatiri


















19.47 | 0 komentar | Read More

Anak Ahmad Dhani Jalani Operasi Kedua


Jakarta - Akibat kecelakaan yang dialami putra bungsu Ahmad Dhani dan Maia Estianty, Abdul Qodir Jaelani atau yang akrab disapa Dul mengalami sejumlah luka. Saat ini, Dul sedang menjalani operasi kedua yakni di bagian tulang panggul.


Jerry Marmen, adik kandung Ahmad Dhani menjelaskan, jika operasi tersebut berdampak pada abdomennya.


"Dul saat ini sedang menjalani operasi kedua, di daerah panggul yang berdampak pada abdomen," ujarnya saat ditemui di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan, Minggu (8/9).


Operasi pertama yang dilakukan pagi tadi, menurut Jerry berlangsung lancar. Operasi tersebut dilakukan di daerah punggung.


"Tapi untuk rinciannya, kami juga masih menunggu pihak medis," katanya.


Hingga kini, kedua orangtua Dul, Ahmad Dhani dan Maia Estianty masih menunggu Dul di ruang tunggu operasi.


"Karena hanya mereka berdua yang diperbolehkan masuk," katanya.


Dul sempat tidak sadarkan diri pasca kecelakaan, tetapi sempat sadar setelah menjalani operasi pertama.


"Yang kami ketahui Dul sempat tak sadarkan diri, tapi operasinya berjalan lancar," katanya.


Teman Dul yang juga ikut berada dalam mobil Lancer naas tersebut, Noval, juga mendapat perawatan di rumah sakit yang sama.


"Orangtuanya juga menemani," katanya.


19.38 | 0 komentar | Read More

Kantongi 27 Persen, PDI-P Akan Usung Capres-Cawapres Sendiri






JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menargetkan perolehan suara nasional 27 persen dalam pemilihan legislatif (pileg) 2014. Jika target itu tercapai, PDI-Phanya akan mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden dari internal partai.

"Ya kalau perolehan kursi sesuai target, maka Capres dan Cawapres dari kita semua dong," ujar Sekretaris DPP PDI Perjuangan Arif Wibowo, seusai Rakernas III PDI Perjuangan, di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (8/9/2013).

Oleh karena itu, lanjut Arif, partainya memilih tidak langsung mendeklarasikan capres saat ini karena fokus untuk memenangkan pemilihan legislatif. Penetapan capres akan dilakukan setelah konsolidasi partai dianggap kuat.

"Momentum yang tepat ya bisa saja sebelum dan sesudah Pileg. Momentum yang tepat saat sudah ada konsolidasi yang kuat dan ini jadi ujian konsolidasi DPD partai," ujarnya.

Selain lebih leluasa menetapkan capres dan cawapres, Arif mengatakan, target 27 persen suara dianggap mampu membuat sistem pemerintahan yang solid.

"Buat apa punya walikota, gubernur, capres, dan cawapres tapi pemerintah dan sistemnya tidak solid. Keutamaan kami adalah sistem dan instituisi di atas tokoh yang akan kami ajukan," kata Arif.

Sebelumnya, 33 Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan menyampaikan pandangannya terkait sosok capres yang dinilai layak. Sebagian besar mendukung Jokowi. Hanya sebagian kecil saja yang mendukung sosok Megawati dan Puan Maharani. Ada pula yang tidak mengeluarkan nama.

Berikut rinciannya:
Berikut masukan dari pengurus daerah PDI Perjuangan:
1. Aceh, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan: Jokowi
2. Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Lampung: Jokowi
3. Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat: Jokowi
4. Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur: Mega dan Jokowi
5. Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Nusa Tenggara Barat: Tidak memberikan nama
6. Kalimantan: Jokowi
7. Sulawesi: Jokowi
8. Papua, Papua Barat, Maluku: Jokowi

Meski Jokowi mendapat dukungan kuat, penetapan capres tidak dilakukan dalam forum ini.

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani yang membacakan 17 butir rekomendasi rakernas menyatakan penetapan capres diserahkan kepada Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Sementara, mengenai momentum penetapan capres perlu disesuaikan dengan dinamika politik nasional, kesiapan jajaran internal partai, dan kepentingan ideologis partai.




Editor : Inggried Dwi Wedhaswary







Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:











19.31 | 0 komentar | Read More

BI Yakin Nilai Tukar Rupiah Membaik






JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah sudah menguat beberapa hari belakangan. Data per hari ini, nilai tukar berada di posisi Rp 9.929. Bank Indonesia (BI) yakin, rupiah terus akan menguat seiring dengan perbaikan ekonomi Amerika Serikat (AS).

"Meski ketidakpastian global masih tinggi, namun diperkirakan tekanan pada nilai tukar akan berkurang seiring dengan perbaikan ekonomi AS," jelas Direktur Departemen Komunikasi, Peter Jacobs, Jumat, (28/6/2013).

BI berharap, tingkat ekspor akan meningkat seiring perbaikan di negeri Paman Sam. Namun, untuk sementara ini, memang tekanan terhadap rupiah masih ada.

Oleh sebab itu, BI akan mementingkan langkah-langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar, moneter, dan makro ekonomi nasional. Namun, BI tidak akan menetapkan angka nilai tukar rupiah untuk bertahan di level nominal tertentu.

BI pun akan mengorbankan cadangan devisa untuk menjaga posisi nilai tukar. Peter bilang, BI tak akan menetapkan angka psikologis cadangan devisa sebesar US$ 100 miliar. Namun ia mengaku tak tahu berapa posisi cadev akhir bulan ini. Pada Mei kemarin, cadev Indonesia sudah menurun ke posisi US$ 105,149 miliar dari sebelumnya US$ 107,269 miliar di bulan April.

Menurut BI, posisi cadev saat ini masih cukup untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah. "Karena jauh di atas kebutuhan standar internasional," sebut Peter.

Kemudian, bank sentral ini melihat adanya total outflow yang terjadi sebagai uang panas. Ini pun menurutnya lazim, melihat situasi perekonomian yang tidak pasti. Peter menyatakan posisi outflow sekarang cenderung menurun dan membuat nilai tukar Rupiah relatif stabil.

Untuk itu, BI juga berusaha untuk mengantisipasi kebutuhan likuiditas di pasar. Terlebih, adanya peningkatan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri dan repatriasi keuntungan korporasi. Peningkatan ini umum terjadi di periode akhir bulan dan akhir semester.(Annisa Aninditya Wibawa)




Editor : Bambang Priyo Jatmiko













19.29 | 0 komentar | Read More

Terbiasa Balap Malam, Herman Bass dan Syahrul Amin Juara YCR Makassar






MAKASSAR, Kompas.com - Balapan malam Yamaha Cup Race (YCR) di sirkuit Trans Studio, Sabtu (7/9/2013), di Makassar, berlangsung meriah diikuti 261 starter. Herman Bass dan Syahrul Amin menyabet gelar juara umum seri 4 YCR ini dan masing-masing berhak mendapatkan hadiah satu unit motor Jupiter Z1.

Herman Bass menang di MP2 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Seeded) dan peringkat kedua MP1 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Seeded). Hasil itu memberikannya poin tertinggi untuk jadi juara umum. Begitu juga dengan Syahrul Amin, yang memenangi MP3 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Pemula) dan MP4 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Pemula).

"Balapan malam di Sulawesi sudah biasa dilakukan dan jadi area yang paling sering mengadakan balap malam di Indonesia. Antusias penonton juga sangat tinggi, mereka suka dengan suasana baru yang diberikan Yamaha ini setelah sebelumnya hanya ada balapan siang. Pebalap juga makin terbiasa dengan balap di malam hari," tutur Frengky G Tunandar, Manager Marketing PT Suraco Jaya Abadi Motor, main dealer Yamaha di area Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Sementara Herman Bass, yang juga jawara MP1 Motoprix Region 5 itu, mengaku terbiasa dengan balapan malam sehingga besar pengaruhnya untuk kemenangannya di seri ini. "Persiapan saya untuk balapan ini sebulan. Dan ini balapan malam keempat saya setelah tiga kali di YCR lokal. Bantu banget untuk terbiasa balapan malam. Saya berterimakasih Yamaha mengadakan balapan malam ini untuk pengalaman pebalap dan balap malam tidak menguras tenaga," papar Herman.

Penonton sangat menikmati balapan malam YCR ini sama seperti di tahun sebelumnya. Salah satunya Andi yang berasal dari Maros. ”Setiap tahun kami selalu datang dari Maros untuk menonton balapan di sini. Yamaha selalu konsisten menampilkan balapan dan setingnya adalah malam hari. Hal ini pasti seru dan ada tontonan gratis di malam Minggu,” ujar karyawan swasta ini.

Agenda Safety Riding Yamaha

Sebelum balapan, Yamaha mengadakan praktek safety riding yang dipraktekkan Herman Bas, Wildan Goma dan Syahrul Amin. Agenda wajib di YCR ini dilakoni trio Sulawesi itu dengan sempurna sebagai contoh buat pengendara motor. Pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi yang umumnya berkarakter menyukai motor cepat.

Selain itu agenda wajib lainnya, Yamaha Safety Riding Kids Science for Kids diikuti 50 anak. Dibuat sedikit berbeda dengan tiga seri sebelumnya, di mana motor-motor diberikan nomor, termasuk 46 dan 99, nomor keramat duo Yamaha MotoGP - Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Orangtua yang mendampingi anak-anaknya mengikuti praktek safety riding ini mengatakan aktivitas ini memang perlu dilakukan sejak dini. ”Jadi anak-anak sudah sadar akan safety riding sehingga saat sudah bisa mengendarai motor di jalanan raya, tahu menghadapi jalanan dengan teknik keselamatan berkendara,” ujar Yuli.

Soul GT laris manis di Sulawesi

Sementara itu, penonton juga antusias dengan penjualan motor di booth Yamaha. Tipe-tipe motor andalan Yamaha jadi incaran mereka. Untuk diketahui, Soul GT adalah motor terlaris di area Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Matik ini menyumbang 30 persen dari total penjualan di area itu.

Barisan motor Yamaha MotoGP Livery juga jadi pusat perhatian pengunjung. Lima motor edisi spesial itu adalah V-Ixion, Mio GT, Xeon RC, Jupiter Z1, Jupiter MX. Motor limited edition itu desainnya diaplikasikan dari desain original Yamaha MotoGP livery dan dirancang desainer YZR-M1.

Hasil Balapan Malam Seri 4 YCR Makassar

- YCR1 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Seeded)

1. Hafid J.W (Yamaha Adhi Motor Rextor NHK FDR Creampie)
2. Herman Bass (Yamaha Kaboci YPRT AST NHK FDR R.T)
3. Handy Tuahatu (Yamaha Damdi Nissin RRS NHK R.T)

- YCR2 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Seeded)

1. Herman Bass (Yamaha Kaboci YPRT AST NHK FDR R.T)
2. Andi Mappanyuki (Yamaha Zakir FDR NHK Federal Oil Pare-Pare)
3. Handy Tuahatu (Yamaha Damdi Nissin RRS NHK R.T)

- YCR3 (Bebek 4 Tak 125 cc Tune Up Pemula)

1. Syahrul Amin (HDRT SND NHK Agus Klaten Papua)
2. Urfan Farid (Yamaha Adhi Motor Rextor NHK FDR Creampie)
3. M.Iksan Lala (Yamaha Damdi Nissin RRS NHK R.T)

- YCR4 (Bebek 4 Tak 110 cc Tune Up Pemula)

1.Syahrul Amin (HDRT SND NHK Agus Klaten Papua)
2. M.Iksan Lala (Yamaha Damdi Nissin RRS NHK R.T)
3. Urfan Farid (Yamaha Adhi Motor Rextor NHK FDR Creampie)




Editor : Aloysius Gonsaga AE















19.11 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger